Kawasan Pasar Induk Rau Langganan Banjir, Kalaksa BPBD Serang Ungkap Penyebabnya

Jurnalis: Khoirul Umam
Editor: Mustopa

12 Des 2024 13:35

Thumbnail Kawasan Pasar Induk Rau Langganan Banjir, Kalaksa BPBD Serang Ungkap Penyebabnya
Pj Sekda Kota Serang Imam Rana Hardiana (Foto: Umam/Ketik.co.id)

KETIK, SERANG – Kawasan Pasar Induk Rau Kota Serang menjadi langganan banjir saat curah hujan tinggi. Baru-baru ini kawasan tersebut kembali digenangi air bah.

Banjir yang sering terjadi di kawasan Pasar Induk Rau itu akibat sejumlah faktor. Mulai dari penyempitan drainase, tumpukan sampah, hingga bangunan liar (bangli).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan mengatakan, banjir yang terjadi di kawasan Pasar Induk Rau itu akibat saluran air yang sudah tidak bisa menampung.

"Ada penyempitan oleh bangunan permanen dan semi permanen. Terus penyempitan juga karena sampah," katanya Rabu, 11 Desember 2024.

Baca Juga:
Dinas PUPR Kota Serang Beberkan Penyebab Banjir di Beberapa Wilayah dan Cara Mengatasinya

"Jadi kalau ke pasar buah, waduh sampahnya itu lumayan tuh bekas banjir itu. Iya terus endapan lumpur, ini kejadiannya tiap tahun," samnbungnya.

Diat menjelaskan, pada awalnya desain saluran irigasi itu sudah sedemikian rupa bisa menampung debit air banjir. 

Namun, adanya penyempitan akibat sampah dan bangli, endapan lumpur menyebabkan saluran mengalami penyempitan. 

"Saya melihatnya gini loh prinsipnya air itu nuntut haknya. Dulu desainnya mungkin satu kubik per detik, sekarang dengan adanya penyempitan tadi menjadi setengah kubik di dalam penampang (permukaan air). Nah setengah kubiknya lagi kan di luar penampang, dalam arti membanjiri sekitarnya," ujar Diat.

Baca Juga:
Kekurangan Air Bersih, Kota Serang Dapat Bantuan SPAM

Diat meminta masyarakat harus bisa menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan tidak membuang sampah sembarangan agar banjir yang selalu terjadi tidak terulang kembali. 

"Terus ya sedikitnya adalah budaya lokal kita yang udah hilang nih gotong royong misalkan," ungkap Diat. 

Sedangkan Pj Sekda Kota Serang Imam Rana Hardiana mengaku akan melakukan upaya pemetaan. "Kita akan memetakan wilayah resiko banjir di musim penghujan ini," ujarnya. 

Ia pun berharap partisipasi masyarakat untuk mengurangi risiko-risiko bencana banjir yang ada.

"Banjir di Rau dari informasi yang diberikan diakibatkan ada penyumbatan pada saluran air dari hulu ke hilir, jadi kita harus jaga saluran air ini bersih dari sampah," katanya. 

"Kemarin kita pun telah melakukan upaya pembersihan oleh DLH, dan PU akan menormalisasi saluran," imbuhnya.(*)

Baca Sebelumnya

Sherly Tjoanda Laos Sambangi Rumah Khofifah, Belajar Kepemimpinan hingga Bahas Potensi Kerja Sama

Baca Selanjutnya

JTrust Bank Catatkan Laba Bersih hingga Rp161,22 Miliar pada Tahun 2024

Tags:

kawasanpasarindukrau disebutlanggananbanjir pjsekda lakukanpemetaan risikobencana #kotaserang

Berita lainnya oleh Khoirul Umam

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

7 April 2026 15:15

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

2 April 2026 12:00

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

30 Maret 2026 11:50

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

Haul Ke-470 M Sultan Maulana Hasanudin Banten, 500 Ribu Undangan Hadir

28 Maret 2026 14:42

Haul Ke-470 M Sultan Maulana Hasanudin Banten, 500 Ribu Undangan Hadir

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

19 Maret 2026 22:45

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

18 Maret 2026 12:49

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar