Kasus Stunting Kota Tasikmalaya Naik, Komisi IX DPR RI Minta Evaluasi Intervensi yang Sudah Berjalan

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

30 Mei 2024 13:53

Thumbnail Kasus Stunting Kota Tasikmalaya Naik, Komisi IX DPR RI Minta Evaluasi Intervensi yang Sudah Berjalan
Anggota Komisi IX DPR RI Nurhayati Effendy saat jadi narasumber Promosi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Progam Percepatan Penurunan Stunting di Kota Tasikmalaya, Selasa (28/5/24).(Foto: BKKBN Jabar)

KETIK, BANDUNG – Anggota Komisi IX DPR RI Nurhayati Effendy meminta segenap pemangku kepentingan di Kota Tasikmalaya untuk terus bekerja keras menurunkan angka prevalensi stunting. 

Soalnya prevalensi stunting di Kota Tasikmalaya tak kunjung turun. Malah sebaliknya, jumlah kasus stunting cenderung naik. 

Hal itu diutarakan Nurhayati saat jadi narasumber Promosi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Progam Percepatan Penurunan Stunting di Kelurahan Parakan Nyasag, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Selasa (28/5/2024).

“Berapa sih angka atau prevalensi stunting Indonesia secara keseluruhan? Angkanya hanya turun 0,1%, yaitu 21,5% (SSGI 2023). Ini jauh dari target pemerintah yaitu 17% pada 2023,“ ungkap Nur.

Baca Juga:
Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

Nurhayati mengaku prihatin, ternyata prevalensi stunting di Kota Tasikmalaya malah naik 4,7 persen, yaitu dari 22,4 persen pada 2022 menjadi 27,1 persen pada 2023.

Nurhayati menilai perlu penyikapan serius terhadap hasil survei. Para pihak harus melakukan telaah dan evaluasi, apakah intervensi yang dilakukan sudah tepat atau belum. Termasuk di dalamnya upaya optimalisasi 1.000 hari pertama kehidupan (1.000 HPK) bagi anak.

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Ini ditandai dengan panjang atau tinggi badannya di bawah standar. Kondisi ini sejatinya bisa dicegah selama periode 1000 HPK, yaitu dimulai sejak terbentuknya janin pada saat kehamilan (280 hari) sampai dengan anak berusia dua tahun (720 hari).

Lebih jauh Nurhayati menjelaskan, ada beberapa kemungkinan yang dianggap sebagai pemicu kasus stunting baru. Pertama, banyak bayi yang baru lahir dengan berat badan rendah. Ada juga ibunya yang memiliki penyakit penyertanya. Misalnya penyakit pada kehamilan apakah dia menderita diabetes ataupun menderita penyakit lainnya, sehingga berpotensi menyebabkan berat badan bayi lahir rendah.

Baca Juga:
Mendukbangga Wihaji Tekankan Pentingnya Keluarga dalam Menyiapkan SDM Indonesia Emas 2045

Penyebab lain di antaranya, sebagian besar dari remaja putri atau calon pengantin. Saat dilakukan pemeriksaan HB-nya, kebanyakan dari mereka menderita defisiensi.

Berdasar data Dinkes Tasik, jumlah stunting di Kelurahan Parakan Nyasag  per 28 Mei 2024 ada 119 anak stunting dari data entry 716 balita, sehingga prevalensinya 16,62 persen. 

"Nah, ini ada perbedaan data yang saya dapat dari BKKBN per 13 Mei 2024, ada 163 anak stunting dari 1.208 anak yang ditimbang dan diukur, dari total keseluruhan 1277 anak, dengan prevalensi 13,49 persen,” ungkap Nur.

Kemudian data dari Lurah Parakannyasag ada 111 anak, dengan 14,8 persen prevalensi stunting.

Menurutnya, yang perlu dikedepankan menyamakan persepsi akan data. Karena data akan terus update.

"Namun yang terpenting yang perlu kita perhatikan adalah sinergisitas antarlembaga dalam penurunan angka stunting. Bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat,” pungkas Nurhayati.(*)

Baca Sebelumnya

Kerja Sama Dengan KJRI Johor Bahru, Unesa Luncurkan Program Pelatihan Budaya Jawa

Baca Selanjutnya

Intervensi Spesifik dan Sensitif untuk Penanganan Stunting

Tags:

Stunting DPR RI Komisi IX DPR RI BKKBN BKKBN Jabar

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar