Kasus Pemalsuan Tanda Tangan BAP Oknum Polisi di Jember Mandek

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: M. Rifat

1 Feb 2024 03:30

Thumbnail Kasus Pemalsuan Tanda Tangan BAP Oknum Polisi di Jember Mandek
Pelapor Esther Lyndiawati bersama kuasa hukumnya, Muhammad di Mapolres Jember (31/1/2024) (Foto: Fenna/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Kasus dugaan pemalsuan tanda tangan di berita acara pemeriksaan (BAP) oleh oknum penyidik kepolisian di Jember tak kunjung temukan titik terang. Pasalnya, semenjak proses hukum yang dilakukan sejak bulan September 2023 lalu, hingga saat ini belum ada penetapan tersangka.

Hal itu disampaikan kuasa hukum pelapor, Muhammad usai mendatangi Mapolres Jember pada Rabu (31/1/2024) sore. “Ingin menindaklanjuti laporan dugaan pemalsuan tanda tangan BAP klien kami,” ujarnya.

Bersama pelapor, Esther Lyndiawati, mempertanyakan perkembangan kasus tersebut. Terlebih dari terlapor juga tak kunjung ditetapkan sebagai tersangka.

Hal itu menjadi tanda tanya besar bagi keluarga besar Esther mengapa kasus belum juga dilakukan gelar perkara penetapan tersangka berdasarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada bulan Desember 2023 lalu. Bahkan hasil laboratorium forensik juga sudah keluar.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

“Keluarga klien juga mempertanyakan apakah kasus itu sulit. Tapi jika hasil labfor sudah keluar dan ada terlapor saya kira kasus tersebut mudah diselesaikan,” ulasnya.

Esther menyayangkan proses penyidikan kepolisian yang berjalan lambat. Ia menduga jika hasil labfor terbukti ada pemalsuan, karena oknum penyidik tersebut sudah dinonaktifkan. Dirinya berharap penyidik segera menetapkan tersangka.

“Harapan saya ini segera ada penetapan tersangka, agar tidak menjadi contoh penyidik lain di Jember dan Indonesia, supaya tidak merugikan rakyat kecil. Saya mengerti hukum, kalau orang lain bisa saja rela dihukum meskipun tidak bersalah,” pungkas Esther. 

Sementara KBO Satreskrim Polres Jember IPTU Dwi Sugiyanto mengatakan, kasus dugaan pemalsuan tanda tangan BAP yang melibatkan oknum polisi sebagai terlapor masih dalam proses. Kini tatusnya sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Dwi juga membenarkan hasil labfor terkait kasus tersebut sudah keluar, namun ia tidak bisa membeberkan hasil labfor tersebut.

“Informasi hasil labfor sudah keluar dari Polda Jatim. Isinya tidak bisa kami sampaikan, karena nanti akan dibacakan saat proses persidangan,” katanya.

Dwi juga membenarkan belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut. Sehingga terlapor sampai saat ini masih berstatus polisi aktif.

“Kami belum lakukan penahanan karena masih proses sidik dan belum ada penetapan tersangka. Sanksi nantinya menunggu setelah putusan sidang,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang oknum anggota Polres Jember inisial N dilaporkan karena diduga melakukan pemalsuan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan tandatangan Esther sebagai saksi persidangan dalam kasus KDRT yang dilakukan anaknya sendiri.(*)

Baca Sebelumnya

Melalui Politik, Rea Nurul Rizkia Wiradinata Ingin Berdayakan Potensi UMKM Masyarakat

Baca Selanjutnya

Dikunjungi 1 Juta Visitors, Perpustakaan Digital Bimas Islam RI Jadi Rujukan Literasi Keagamaan

Tags:

Kasus pemalsuan tanda tangan BAP Oknum Polisi polres jember mandek Jember

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar