Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Meningkat Tiap Tahun di Halmahera Selatan

Jurnalis: Mursal Bahtiar
Editor: Mustopa

17 Jan 2025 21:40

Thumbnail Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Meningkat Tiap Tahun di Halmahera Selatan
Karima Nasrudin saat diwawancarai (Foto: Mursal Bahtiar/Ketik.co.id)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara makin meningkat dari tahun ke tahun.

Peningkatan kasus diungkapkan Kepala BP3AKB Halmahera Selatan Karima Nasrudin saat diwawancarai Ketik.co.id di ruang kerjanya, Jumat, 17 November 2025.

Karima menyebut, di tahun 2024 sebanyak 53 kasus, sementara di tahun 2023 ada 48 kasus. Seluruh kasus tersebut sudah dalam penanganan pihak kepolisian.

"Untuk anak itu paling banyak kasus kekerasan seksual," kata Karima.

Baca Juga:
Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Dia mengaku sudah melaksanakan tugas pokok dan fungsi baik penjangkauan maupun pendampingan terhadap kasus yang dilaporkan. 

"Kalau sudah mengacu ke kekerasan seksual, langsung secara utuh diselesaikan atau ditangani pihak kepolisian," ujar Karima.

Adapun pendampingan korban mulai dari penjangkauan di tempat kejadian perkara dan pelayanan kesehatan, tetap didampingi BP3AKB.

Namun untuk proses penyidikan seperti kasus anak, menurut Karima membutuhkan tenaga psikologi dari BP3AKB untuk mendampingi.

Baca Juga:
Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

"Kalau kasus anak, secara psikologi kemungkinan bisa terjadi stres pada anak. Tidak bisa memberikan pernyataan, itu didampingi oleh psikologi," jelas Karima.

Untuk kasus KDRT kata Karima, faktor penyebabnya terbanyak karena tingkat ekonomi keluarga. Menurut Karima, kasus yang ada tidak hanya diselesaikan satu lembaga. Namun butuh kolaborasi untuk di selesaikan.

Karima memaparkan, pemerintah mempunyai strategi menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bahkan pada tingkat pencegahan Karima bilang sudah ada regulasi yang mengatur.

"Intinya pemerintah sudah menyiapkan strategi bagaimana supaya kekerasan perempuan dan anak tidak terjadi. Tetapi yang namanya kekerasan pasti akan terjadi dengan berbagi faktor," imbuhnya.

Untuk meminimalisasi kasus yang sering berulang pada anak, Karima meminta pengawasan orang tua terhadap anak harus di tingkatkan. 

"Harus ada kolaborasi. Orang tua punya tanggung jawab untuk menjaga anak-anak. Kemudian pemerintah punya tanggung jawab melakukan penjegahan dan melakukan penanganan apabila telah terjadi kasus," pintanya.

Meski tiap sektor mempunyai tugas yang berbeda dalam penanganan kasus, Karima berharap kolaborasi harus lebih dikedepankan dalam mencegah maupun menyelesaikan kasus.(*)

Baca Sebelumnya

Terekam CCTV, Pembobol Toko HP di Malang Ditangkap Polisi

Baca Selanjutnya

Pentingnya Susu dalam Program Makan Bergizi: Dukungan Optimal untuk Tumbuh Kembang Anak

Tags:

Halmahera Selatan Karima Nasrudin BP3AKB

Berita lainnya oleh Mursal Bahtiar

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

14 April 2026 09:50

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

14 April 2026 06:53

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

13 April 2026 19:02

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

12 April 2026 17:06

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

12 April 2026 16:36

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

12 April 2026 10:24

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H