Kasihan Keluarga, Pengacara Siska Wati dan Ari Suryono Minta KPK Buka Pemblokiran Rekening

Jurnalis: Fathur Roziq
Editor: M. Rifat

15 Jul 2024 23:51

Thumbnail Kasihan Keluarga, Pengacara Siska Wati dan Ari Suryono Minta KPK Buka Pemblokiran Rekening
Penasihat hukum Ari Suryono, Makin Rahmat beserta tim, mencermati berkas perkara kasus pemotongan insentif pajak pegawai BPPD Sidoarjo saat di Pengadilan Tipikor Surabaya pada Senin (15/7/2024). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Perkara pemotongan insentif pegawai BPPD Sidoarjo berimbas. Suami terdakwa Siska Wati tidak terima gaji berbulan-bulan. Aset Ari Suryono pun tidak bisa diapa-apakan. Penasihat hukum kedua terdakwa meminta majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya menangguhkan pemblokiran rekening mereka.

Erlan Putra Jaya, penasihat hukum Siska Wati, menyatakan ada ketidakadilan dalam perkara yang menjerat kliennya.

Menurut dia, keluarga terdakwa Siska terkena dampak proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Agus Sugiarto, suami Siska Wati, tidak bisa menerima gaji. Sudah 5 bulan ini Agus tidak gajian. Rekeningnya diblokir.

Erlan menyatakan bakal mengajukan penangguhan atas pemblokiran rekening suami Siska Wati dan anaknya. Sebab, suami Siska itu tidak menerima gai. Sama sekali. Akibat penyitaan selama penyidikan. Erlan menegaskan bahwa mereka tidak ada kaitannya sama sekali dengan perkara ini.

Baca Juga:
Hakim Tipikor Turun Ke Lapangan, Gelar Pemeriksaan Setempat di Aset Lahan Perkara Dugaan Korupsi Polinema

”Apakah penegakan hukum seperti ini yang kita inginkan,” ujar Erlan.

Foto Pengacara Erlan Jaya Putra mendampingi terdakwa Siska Wati di Pengadilan Tipikor Surabaya pada Senin (15/7/2024). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)Pengacara Erlan Jaya Putra mendampingi terdakwa Siska Wati di Pengadilan Tipikor Surabaya pada Senin (15/7/2024). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

Secara terpisah, penasihat hukum terdakwa Ari Suryono, yaitu Makin Rahmat, menjelaskan bahwa pemblokiran itu terjadi tidak hanya terhadap gaji kliennya. Ada juga beberapa lain yang tidak ada kaitannya dengan penyidikan. Misalnya aset-aset terdakwa.

”Hal itu sudah kami sampaikan sejak penyidikan di KPK,” ungkap Makin Rahmat.

Baca Juga:
Nilai Survei Penilaian Integritas Sidoarjo (SPI) oleh KPK Beranjak Naik

Hasilnya, lanjut dia, dari KPK dinyatakan bahwa pembukaan blokir rekening itu tentu membutuhkan prosedur. Makin Rahmat baru mendengar kabar berikutnya setelah penyidikan perkara hampir rampung. Berkas hampir P-21. KPK mengatakan tidak apa-apa ada pembukaan pemblokiran.

Tapi, ada persyaratannya. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo menyatakan harus ada rekom dari KPK. KPK juga tidak mungkin mengeluarkan. Jadi, permintaan buka blokir rekening itu belum terlaksana.

”Maka di sini tadi (dalam persidangan), majelis hakim sudah mempersilakan. Pengajuan diminta dilakukan secara tertulis,” jelas Makin Rahmat.

Apa saja yang terkena pemblokiran? Makin Rahmat memastikan tidak hanya gaji kliennya. Ada juga properti milik Ari Suryono. Termasuk, sertipikat-sertipikat aset yang dibeli kliennya yang tidak terkait dengan perkara. Sebab, pembeliannya sudah berlangsung lama.

”Kebetulan itu ada perjanjian jual-beli. Masih dalam proses. Yang mau beli aset yang mau kita alihkan itu kan pikir-pikir orangnya,” tambahnya.

Apa dampak pemblokiran rekening dan aset itu? Makin Rahmat mengatakan jelas hal itu berdampak pada kebutuhan rutin keluarga Ari Suryono. Pemenuhan kebutuhan keluarganya tersendat. Apalagi kondisi kliennya sedang seperti ini.

”Kami sebenanrya minta normative saja. Tapi, itu juga ternyata butuh prosedur,” ungkap Makin Rahmat. (*)

Baca Sebelumnya

Potongan Insentif Mengalir untuk Lasykar Santri, Jaksa, Pegawai, hingga DPRD Sidoarjo

Baca Selanjutnya

Insentif Pegawai BPPD Sidoarjo Kena Potong Rp 24 Juta, Bagaimana Bupati-Wabup, Sekda, dan Kepala BPPD?

Tags:

Sidang Pemotongan Insentif BPPD Sidoarjo Pengadilan Tipikor Surabaya BPPD Sidoarjo Sidang Tipikor BPPD Sidoarjo Komisi Pemberantasan Korupsi BPPD Sidoarjo KPK di Sidoarjo

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

16 April 2026 12:01

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H