Kapolda Jabar Raih Gelar Doktor! Disertasi Jujur dan Menginspirasi Ini Bikin Kagum Suko Widodo

Jurnalis: Fitra Herdian
Editor: Fiqih Arfani

3 Nov 2025 19:27

Thumbnail Kapolda Jabar Raih Gelar Doktor! Disertasi Jujur dan Menginspirasi Ini Bikin Kagum Suko Widodo
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan (kedua kiri) berfoto usai.menerima ucapan selamat dari pentolan Bonek di Ruang Adi Sukadana Fisip Unair Surabaya, Senin, 3 November 2025. (Foto: Fiqih Arfani/ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan dinyatakan lulus dan berhasil dalam ujian terbuka sidang promosi doktor di Universitas Airlangga Surabaya, Senin, 3 November 2025.

Salah seorang penguji, Dr. Suko Widodo mengapresiasi dan menyatakan disertasi yang disampaikan Irjen Pol Rudi Setiawan sebagai Promovendus sangat bagus, detail dan teliti.

"Membaca disertasi Pak Rudi seperti membaca novel. Di situ Pak Rudi betul-betul melihat sebagai seorang polisi dan dia belajar bisa menghilangkan subjektivitas dan sangat objektif datanya," kata dia.

Menurut dia, sebagai seorang kapolda dengan kesibukan luar biasa, apa yang dilakukan Irjen Rudi Setiawan sangat patut diapresiasi, terlebih tidak semua anggota Polri mampu menjalankannya.

Baca Juga:
Tinjau Pos Terpadu Nagreg, Kapolda Jabar: Tingkatkan Kewaspadaan, Laksanakan Tugas Penuh Tanggung Jawab

Di akhir, kata dia, Rudi Setiawan mengambil kesimpulan bahwa polisi tidak bisa sendirian menyelesaikan konflik, karena butuh orang lain.

"Kesadaran yang paling dasar dari seorang terpelajar ya begitu. Jadi, mau menyadari kesalahannya atas nama lembaganya sendiri, saya kira yang mahal di situ. Dan dia membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk ikut menyelesaikan," ucap dia.

Sukowi, sapaan akrabnya, berharap disertasi Rudi Setiawan mampu menginspirasi bagi polisi lain yang bisa membebaskan diri dari lembaganya sementara untuk melanjutkan pendidikan.

"Menjadi seorang doktor pada dasarnya adalah kejujuran dan keotentikan. Jadi, data yang diambilnya itu benar-benar data lapangan, data fakta yang tidak ditutup-tutupi dan kemudian dibongkar dengan teori-teori cukup bagus dianalisa," katanya.

Baca Juga:
Tak Disangka! Guru Besar hingga Sarjana Muda Ramaikan Bursa Dewan Pendidikan Surabaya, Siapa Tersingkir?

"Nilai ujiannya 92. Seharusnya menyandang status cumlaude, tapi karena syaratnya harus 3 tahun lulus maka tidak bisa. Beliau menyelesaikan program doktoral 6 tahun karena saat menjabat deputi di KPK selama 2 tahun tidak bisa fokus kuliah. Jadi, faktor nonteknis saja yang menggagalkan Pak Rudi berstatus cumlaude," tuturnya menambahkan.

Suko Widodo juga menilai Rudi Setiawan adalah seorang pembelajar betul karena mengambil data apa adanya di lapangan, detail, termasuk pengalamannya bertugas.

"Kejujuran beliau menjadi kemampuannya untuk menyatu ketika mengambil data, dan itu yang mengagumkan. Saya salut dan kagum terhadap beliau," kata dosen Fisip Unair tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 40 M, Tuntaskan Frontage Road pada 2026

Baca Selanjutnya

Sang Eksekutor Tambang Ilegal Kini Jabat Kasat Reskrim Polres Nagan Raya

Tags:

kapolda jabar Rudi Setiawan doktor unair FISIP Unair Suko Widodo

Berita lainnya oleh Fitra Herdian

DLH Surabaya Tegaskan TPS Hanya untuk Sampah Rumah Tangga

16 April 2026 16:28

DLH Surabaya Tegaskan TPS Hanya untuk Sampah Rumah Tangga

Kurniawan Dwi Yulianto Minta Penggawa Timnas Indonesia U-17 Fokus Jelang Lawan Malaysia

16 April 2026 15:26

Kurniawan Dwi Yulianto Minta Penggawa Timnas Indonesia U-17 Fokus Jelang Lawan Malaysia

KONI Jatim Kerja Sama dengan Rumah Sakit, Pastikan Perlindungan Kesehatan Atlet Lebih Optimal

16 April 2026 14:52

KONI Jatim Kerja Sama dengan Rumah Sakit, Pastikan Perlindungan Kesehatan Atlet Lebih Optimal

Eksplorasi Rasa, Teh Lokal Jadi Minuman Berkelas di Tangan Mixologist Andal

16 April 2026 05:31

Eksplorasi Rasa, Teh Lokal Jadi Minuman Berkelas di Tangan Mixologist Andal

Samuel Kristianto Jalani Sidang Perdana Kasus Rumah Nenek Elina Surabaya

15 April 2026 22:05

Samuel Kristianto Jalani Sidang Perdana Kasus Rumah Nenek Elina Surabaya

Jumlah Penumpang Bandara Juanda Naik 4 Persen, 3 Negara Ini Jadi Favorit

15 April 2026 16:11

Jumlah Penumpang Bandara Juanda Naik 4 Persen, 3 Negara Ini Jadi Favorit

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H