KETIK, ACEH BARAT DAYA – Angin laut di pesisir Desa Ujong Tanoh, Kecamatan Setia, seakan membawa kembali kenangan lama yang sempat tenggelam. Rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah itu bukan sekadar proyek pembangunan biasa, melainkan harapan yang telah lama dinanti—bahkan sejak puluhan tahun silam.
Bagi masyarakat pesisir Setia, kabar ini terasa seperti membuka kembali lembaran kejayaan tahun 1990-an. Masa ketika para nelayan bagan apung dengan leluasa menjual hasil tangkapan mereka di Ujong Tanoh, menghidupkan denyut nadi ekonomi kampung yang kala itu begitu ramai.
Camat Setia, Syamsul Hidayat pada Jumat (17/4/2026) tak mampu menyembunyikan harapannya. Ia menyebut kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih sebagai jawaban atas kerinduan panjang masyarakat.
“Ini adalah harapan yang sudah puluhan tahun dinantikan oleh masyarakat pesisir di Kecamatan Setia. Dengan hadirnya kampung nelayan ini, para nelayan bagan apung bisa kembali menjual ikan mereka di Ujong Tanoh seperti tahun 90-an. Ini tentu akan berdampak besar pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya penuh optimisme.
Baca Juga:
Sempat Jadi Sorotan, Kini Perum Bulog Blangpidie Gandeng Kilang Padi LokalSuasana hangat begitu terasa saat tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tiba di lokasi untuk melakukan survei. Kehadiran mereka disambut oleh berbagai elemen daerah—mulai dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Abdya, Camat Setia, Ketua DPC PDI Perjuangan Abdya Irmansyah Marzuki, Panglima Laot, aparatur desa, hingga masyarakat setempat.
Kehadiran lintas elemen ini bukan tanpa makna. Ia menjadi simbol kuat bahwa pembangunan ini bukan milik segelintir pihak, melainkan harapan kolektif seluruh masyarakat pesisir yang ingin bangkit.
Di balik langkah besar ini, tersimpan proses panjang penuh kerja sama. Sinergi antara Bupati Abdya, Safaruddin dengan Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, menjadi kunci hingga program ini berhasil menembus tahap survei lapangan.
Kini, harapan itu tak lagi sekadar wacana. Di Ujong Tanoh, masyarakat mulai membayangkan kembali perahu-perahu yang merapat, riuhnya transaksi ikan di tepi pantai, dan senyum nelayan yang kembali merekah.
Baca Juga:
Kolaborasi Safaruddin dan Jamaluddin Idham, KKP Survei Kampung Nelayan Abdya"Jika semua berjalan sesuai rencana, Kampung Nelayan Merah Putih bukan hanya akan menghidupkan ekonomi, tetapi juga mengembalikan identitas dan kebanggaan masyarakat pesisir Setia, sebuah flashback indah ke masa lalu yang kini diupayakan menjadi masa depan. Mudah-mudahan terwujud. Amin," tuturnya. (*)