Jepang Berharap Kabupaten Bandung Bisa Kirim Lebih Banyak Tenaga Kerja

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

17 Jul 2025 23:28

Thumbnail Jepang Berharap Kabupaten Bandung Bisa Kirim Lebih Banyak Tenaga Kerja
Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Ketua Asosiasi Pasia Jepang Tomohiro Kunihiro saat audiensi di Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang, Kamis (17/7/25) malam.(Foto: Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan pihaknya akan menyiapkan tenaga kerja yang keterampilannya disesuaikan dengan lapangan kerja yang ada di perusahaan-perusahaan di Jepang.

Hal itu diungkapkan bupati saat audensi dengan Sending Organization (SO) Sekai Mustika beserta asosiasi perusahaan Jepang Pasia,Co.Ltd yang berpusat di Tokyo, di Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang, Kamis (17/7/2025) malam.

"Pasia Jepang ini membawahi 60-an perusahaan dan bisnis di Jepang yang siap menampung tenaga kerja migran asal Indonesia khususnya Kabupaten Bandung," ungkap Bupati Dadang Supriatna.

Menurutnya, delegasi dari Pasia Jepang ini hadir di Kabupaten Bandung karena antara keduanya sudah lama menjalin kerjasama sejak tahun 2021 hingga saat ini. 

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Selama ini, kata bupati, Pemkab Bandung menggelontorkan APBD hingga Rp3,1 miliar setiap tahunnya untuk melatih dan memberangkatkan 100 hingga 300 pekerja migran baik ke Jepang maupun Korea secara gratis.

"Kami ingin lebih meningkatkan kerjasama melalui peningkatan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan skill yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan di Jepang. Apakah itu tenaga kesehatan, konstruksi, mesin maupun skill yang lainnya yang dibutuhkan perusahaan di Jepang," kata bupati yang akrab disapa Kang DS ini.

Nantinya Pemkab Bandung bekerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sekai Mustika bisa menjalin MoU dengan Pasia terkait skill apa yang diperlukan perusahaan-perusahaan di Jepang.

Kang DS memaparkan saat ini angka pengangguran di Kabupaten Bandung masih di angka 6,32%. Ia ingin angka pengangguran ini bisa berkurang setiap tahunnya melalui program mencetak 10 ribu wirausaha baru dan lapangan kerja setiap tahunnya hingga 5 tahun ke depan.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Bupati Kang DS berharap kesempatan program ini termasuk menjadi pekerja migran ke Jepang dapat diserap oleh 56% usia produktif warga Kabupaten Bandung.

"Saya yakin SDM Kabupaten Bandung punya kemampuan skill yang dibutuhkan lapangan kerja di Jepang," tandas Kang DS. 

Namun yang tak kalah penting lagi, kata dia, bila kesempatan kerjanya sudah ada. Maka pihaknya pun akan lebih mendorong Lembaga Pelatihan Kerja untuk melatih skill yang dibutuhkan lapangan kerja dan Sending Organizer (SO)-nya seperti Sekai Mustika sudah jalan dengan baik yang dibantu oleh Asosiasi Pasia Jepang, tentu akan lebih banyak membantu warga Kabupaten Bandung untuk bisa bekerja di Jepang.

Bupati menyebut warga Kabupaten Bandung yang sudah bekerja di Jepang maupun Korea Selatan hingga saat ini mencapai 3.000-an orang. Ia berpesan kepada para pekerja migran asal Kabupaten Bandung untuk menjaga nama baik negara dan daerah Kabupaten Bandung, berdisiplin dan menyesuaikan etos kerja yang baik di Jepang maupun Korsel.

Sementara Ketua Asosiasi Pasia Jepang, Tomohiro Kunihiro mengungkapkan, selama ini pihaknya mempekerjakan tenaga kerja migran bukan hanya dari Indonesia tapi juga negara lainnya seperti Thailand, Filipina, Vietnam maupun Kamboja.

"Untuk pekerja migran dari Indonesia sendiri, sudah dibilang SDM-nya sudah sangat baik. Maka kami berharap Indonesia akan lebih banyak lagi mengirimkan tenaga kerjanya, terutama dari Sekai Mustika Kabupaten Bandung ini. Tentu kami pun akan melindungi hak-hak mereka selama bekerja di Jepang," ungkap Tomohiro.(*)
 

Baca Sebelumnya

Kaji Strategi Komunikasi Penanganan Kekerasan Seksual, Vinda Maya Resmi Sandang Gelar Doktor

Baca Selanjutnya

Mengurai Akar Stunting Lewat Perubahan Pola Makan Balita

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA pasia jepang Pekerja Migran tenaga kerja perusahaan jepang LPK SDM

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

11 April 2026 15:15

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

10 April 2026 21:15

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar