KETIK, SITUBONDO – Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan dan Perikanan Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat pada triwulan I tahun 2026 populasi ternak sapi potong mencapai 153.462 ekor yang tersebar di 132 desa dan 4 kelurahan di 17 kecamatan, Kabupaten Situbondo, Sabtu 24 Mei 2026.
Kabupaten Situbondo merupakan salah satu lumbung ternak sapi di Jawa Timur, sehingga dengan populasi ternak sapi potong sebanyak 153.462 ekor tersebut maka ketersediaan hewan kurban di Situbondo cukup melimpah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo Muh Abdul Rahman mengatakan bahwa Kabupaten Situbondo merupakan salah satu lumbung ternak sapi di Jawa Timur dengan fokus sapi potong.
“Sesuai dengan data triwulan I tahun 2026, populasi ternak sapi potong mencapai 153.462 ekor, terdiri dari 18.873 ekor sapi jantan dan sebanyak 134.592 ekor sapi betina,” terang Muh Abdul Rahman.
Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, biasanya sapi asal Situbondo laris dibeli untuk kurban, dan pembelinya dari berbagai daerah, seperti Malang, Semarang, Bojonegoro, Surabaya, Bogor dan Bandung hingga Jakarta.
Baca Juga:
HUT ke-14 PPDiS Situbondo Jadi Momentum Perkuat Inklusi dan Kesetaraan Penyandang Disabilitas“Petugas kesehatan hewan pada Dinas Peternakan dan Perikanan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak, khususnya menjelang Idul Adha, karena rata-rata sapi potong dijadikan hewan kurban. Hal itu untuk memastikan tidak ada penyakit berbahaya yang dapat menular ke manusia," kata Rahman.
Selama ini, sambung Muh Abdul Rahman, pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan di pasar-pasar hewan Asembagus, Sumberkolak Situbondo dan Besuki. “Dalam pemeriksaan hewan tersebut, kita belum menemui adanya penyakit yang bersifat zoonosis, seperti anthrax dan lainnya,” jelasnya.
Selain itu, imbuh Muh Abdul Rahman, petugas kesehatan hewan juga rutin mengontrol keluar masuk ternak sapi dari luar daerah seperti dari kepulauan Madura, Bondowoso dan Probolinggo yang dikirim ke Situbondo.
Ia juga menjelasan bahwa perputaran uang di Pasar Hewan Sabtoan setiap hari Sabtu mencapai Rp6 miliar hingga Rp7 miliar. "Di Kabupaten Situbondo ada tiga pasar hewan, yakni Pasar Hewan Sabtoan di Sumberkolak, Pasar Hewan Kemisan di Kecamatan Asembagus (wilayah timur Situbondo) dan Pasar Hewan di Kecamatan Besuki (wilayah barat)," pungkas Rahman. (*)