Jejak Perjuangan Mbah Honggo, dari Gerilyawan hingga Penyebar Islam di Kota Malang

Jurnalis: Diva Oktavia Maulana
Editor: Dendy Ganda Kusumah

24 Feb 2026 10:45

Headline

Thumbnail Jejak Perjuangan Mbah Honggo, dari Gerilyawan hingga Penyebar Islam di Kota Malang
Makam Mbah Honggo atau Pangeran Honggo Koesoemo di kawasan Kampung Heritage Kayutangan, Kota Malang. Tokoh ini diyakini sebagai ulama sekaligus pejuang yang menyebarkan Islam melalui dakwah dan pendidikan agama pada masa kolonial. (Foto: Diva/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Sosok Mbah Honggo atau Pangeran Honggo Koesoemo dikenal sebagai salah satu tokoh penyebaran Islam di Malang. Makamnya yang terletak di kawasan Kampung Heritage Kayutangan, hingga kini masih kerap diziarahi warga.

Tokoh yang disebut berasal dari kalangan bangsawan Jawa ini dipercaya datang ke Malang pada masa kolonial, setelah Pangeran Diponegoro tertangkap oleh Belanda.

Di Kota Malang, Mbah Honggo tidak hanya bersembunyi dari kejaran penjajah, tetapi juga aktif berdakwah dan membina masyarakat melalui pendidikan agama.

Muhammad Zaelani, cucu juru kunci makam Mbah Honggo, menuturkan bahwa perjuangan tokoh tersebut dilakukan melalui dakwah dan pendidikan agama kepada masyarakat.

Baca Juga:
Billboard Film 'Aku Harus Mati' JPO Kayutangan Dicopot, Disnaker-PMPTSP Kota Malang Tegaskan Tidak Pernah Terbitkan Izin

“Misinya waktu itu ya mungkin perjuangan juga, seperti gerilya. Karena beliau orang alim, jadi mengajari orang-orang sekitar untuk mengaji. Kebetulan bupati Malang yang pertama itu, Eyang Honggo sebagai guru ngajinya,” ujar Zaelani.

Menurut Zaelani, peran sebagai guru ngaji tersebut menjadikan Mbah Honggo sosok yang berpengaruh di tengah masyarakat. Selain menyebarkan ajaran Islam, ia juga dikenal sebagai figur pejuang yang berusaha mempertahankan nilai keagamaan dan budaya di tengah situasi penjajahan.

“Selain sebagai guru ngaji, Mbah Honggo juga sebagai pejuang,” tambahnya.

Informasi yang terpasang di area makam menyebutkan bahwa Mbah Honggo memiliki hubungan dengan bangsawan Jawa dan pernah terkait dengan masa perjuangan di era kolonial, termasuk periode setelah Perang Diponegoro. Setelah menetap di Malang, ia dikenal sebagai ulama karismatik serta guru spiritual keluarga bupati pertama Malang.

Baca Juga:
Tuwuh Hotel Hadir dengan Konsep Heritage Modern di Kawasan Kayutangan Malang

Hingga kini, makam Mbah Honggo di kawasan Kauman, tak jauh dari Masjid Jami' Kota Malang, menjadi salah satu situs religi yang menyimpan jejak sejarah penyebaran Islam di kota ini. Warga setempat masih merawat kawasan tersebut sebagai bagian dari warisan budaya dan spiritual Kampung Heritage Kayutangan. (*)

Baca Sebelumnya

5 Pekerja Tertimpa Kandang Ayam Ambruk di Kabupaten Malang, 1 Tewas dan 1 Masih Dicari

Baca Selanjutnya

Tampil di Hadapan Gubernur Khofifah di Grahadi, Siswi SMAN 8 ini Buktikan Prestasi Tilawah Bisa Lahir dari Pendidikan Umum

Tags:

mbah honggo Pangeran Honggo Koesoemo Diponegoro Kayutangan Heritage

Berita lainnya oleh Diva Oktavia Maulana

Ketok Palu Paripurna, DPRD Kota Malang Sahkan 3 Ranperda, Dorong Perwali Rampung 6 Bulan

14 April 2026 15:35

Ketok Palu Paripurna, DPRD Kota Malang Sahkan 3 Ranperda, Dorong Perwali Rampung 6 Bulan

Kasus Andrie Yunus Picu Aksi Mahasiswa di Malang, Dinilai Jadi Alarm Ancaman Demokrasi

10 April 2026 21:52

Kasus Andrie Yunus Picu Aksi Mahasiswa di Malang, Dinilai Jadi Alarm Ancaman Demokrasi

Anggota DPRD Kota Malang Asmualik Soroti Kesenjangan Kebutuhan Warga dan Program Pemerintah

10 April 2026 16:38

Anggota DPRD Kota Malang Asmualik Soroti Kesenjangan Kebutuhan Warga dan Program Pemerintah

Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

9 April 2026 21:58

Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

Tak Sekadar Makan, Zulhas Sebut Gizi Kunci Masa Depan Indonesia

9 April 2026 17:32

Tak Sekadar Makan, Zulhas Sebut Gizi Kunci Masa Depan Indonesia

GAPEMBI Dukung Program Makan Bergizi, Ketua Umum Soroti Tantangan di Lapangan

9 April 2026 09:22

GAPEMBI Dukung Program Makan Bergizi, Ketua Umum Soroti Tantangan di Lapangan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H