Jadi Pilar Perekonomian Masa Depan, Kota Kediri Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

Jurnalis: Angga Prasetya
Editor: Rahmat Rifadin

23 Feb 2026 14:45

Thumbnail Jadi Pilar Perekonomian Masa Depan, Kota Kediri Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif
Final round MCR di Gor Jayabaya Kota Kediri, 7-8 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Kediri (Foto: Pemkot Kediri)

KETIK, KEDIRI – Ekosistem ekonomi kreatif di Kota Kediri terus diperkuat sebagai pilar perekonomian masa depan. Model perekonomian berbasis ide, inovasi, kekayaan intelektual yang tidak fokus pada eksploitasi sumber daya alam terus dikembangkan untuk mewujudkan ekonomi berkelanjutan.

Untuk menunjang sektor ekonomi yang mendukung keberlanjutan lingkungan karena lebih ramah dibandingkan industri ekstraktif, Kota Kediri menelurkan regulasi sebagai landasan penguatan ekosistem. Yaitu Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif Kota Kediri yang kini sedang berproses.

Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus mengatakan, selama ini pertumbuhan sektor kreatif di Kota Kediri menunjukkan tren positif mulai dari sub sektor kuliner, kriya hingga digital. Namun tanpa regulasi yang spesifik, intervensi pemerintah daerah dalam hal pendanaan, fasilitas infrastruktur dan perlindungan hak kekayaan intelektual sering menuai kendala.

“Untuk itu lewat Perda ini kami ingin Ekraf (Ekonomi Kreatif) terus dikembangkan,” kata Kak Edo sapaan akrabnya.

Baca Juga:
Mbak Wali Kediri Hadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Perkuat Sinergi Riset untuk Kemandirian Daerah

Selain pangsa pasar yang mumpuni dengan ragam talenta berbakat di Kota Kediri, Kak Edo menilai ekonomi kreatif akan menjadi pilar ekonomi masa depan lantaran dinilai mampu menciptakan lapangan pekerjaan masif. Serta menjadi pendorong untuk memperkuat perekonomian lokal dan nasional.

Ekonomi kreatif juga berperan strategis dalam mendorong UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) naik kelas melalui inovasi, digitalisasi dan peningkatan daya saing produk. Apalagi tak sedikit masyarakat ‘Kota Tahu’ sebutan lain Kota Kediri berkecimpung dalam dunia UMKM.

“Muaranya adalah meningkatkan pertumbuhan perekonomian yang berkelanjutan dan inklusif,” imbuhnya.

Kak Edo berharap regulasi itu dapat diimplementasikan pemerintah daerah dengan maksimal dan mampu menjadi fondasi kokoh pilar perekonomian Kota Kediri. Pengembangan ekonomi kreatif lewat penguatan ekosistem dinilai paling relevan mengingat Kota Kediri minim sumber daya alam untuk dieksploitasi.

Baca Juga:
Kota Kediri Perkuat Transformasi Digital Adminduk, Pastikan Layanan Inklusif Bagi Kelompok Rentan

“Pesan saya jangan hanya menjadi retorika, karena membuat Perda berdasarkan aturan. Kemudian biaya amat sangat tinggi dalam pembahasan dan ini memberikan dampak positif kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Puluhan Kepsek Dirotasi, Pemkab Pasbar Minta Transparan Kelola BOS

Baca Selanjutnya

Marah Saat Puasa, Apakah Mengurangi Pahala?

Tags:

Ekonomi kreatif Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif Kota Kediri Pemkot Kediri Kemenparekraf Kota Kediri dprd kota Kediri Mbak Wali Kak Edo MCR Kota Kediri

Berita lainnya oleh Angga Prasetya

Penyerahan 44 SHM dan 12 Sertifikat PSU, DAK TPPKT 2025 Tuntaskan Kawasan Kumuh di Ketami Kota Kediri

16 April 2026 16:45

Penyerahan 44 SHM dan 12 Sertifikat PSU, DAK TPPKT 2025 Tuntaskan Kawasan Kumuh di Ketami Kota Kediri

Mbak Wali Kediri Hadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Perkuat Sinergi Riset untuk Kemandirian Daerah

15 April 2026 19:20

Mbak Wali Kediri Hadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Perkuat Sinergi Riset untuk Kemandirian Daerah

KAI Daop 7 Madiun Resmi Operasikan KA Bangunkarta dan Singasari Stainless Steel New Generation, Cek Fasilitas Mewahnya!

15 April 2026 16:14

KAI Daop 7 Madiun Resmi Operasikan KA Bangunkarta dan Singasari Stainless Steel New Generation, Cek Fasilitas Mewahnya!

Pemkot Kediri Perkuat Kompetensi Guru PAUD, Dorong Pembelajaran Inklusi Berbasis Deep Learning

15 April 2026 16:13

Pemkot Kediri Perkuat Kompetensi Guru PAUD, Dorong Pembelajaran Inklusi Berbasis Deep Learning

Kota Kediri Perkuat Transformasi Digital Adminduk, Pastikan Layanan Inklusif Bagi Kelompok Rentan

14 April 2026 10:00

Kota Kediri Perkuat Transformasi Digital Adminduk, Pastikan Layanan Inklusif Bagi Kelompok Rentan

Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

12 April 2026 14:37

Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H