Isu Pungutan SMAN Bandarkedungmulyo Jombang, Disdik Jatim Bantah Pungli

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Fiqih Arfani

20 Jan 2026 13:04

Thumbnail Isu Pungutan SMAN Bandarkedungmulyo Jombang, Disdik Jatim Bantah Pungli
SMAN Bandarkedungmulyo Jombang. (dok Istimewa SMAN Bandarkedungmulyo)

KETIK, JOMBANG – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa tidak terdapat praktik pungutan liar (pungli) di SMA Negeri Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. Dana yang dipersoalkan oleh sejumlah wali murid disebut bersifat sumbangan dan tidak bersifat wajib.

Kepala Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan pihaknya telah melakukan klarifikasi langsung kepada kepala sekolah terkait isu pungutan tersebut.

“Saya sudah konfirmasi kepada kepala sekolahnya. Dugaan pungutan itu tidak benar dan tidak ada pemaksaan kepada siswa maupun wali murid,” ujar Aries saat dikonfirmasi, Selasa, 20 Januari 2026.

Menurut Aries, dana yang selama ini dipermasalahkan merupakan sumbangan sukarela. Ia menegaskan tidak ada kewajiban nominal tertentu yang dibebankan kepada orang tua siswa.

Baca Juga:
Pembangunan Tower Ilegal di Sumobito Jombang Dihentikan Petugas Satpol PP, Ini Penyebabnya

“Sifatnya sumbangan dan tidak wajib. Tidak ada paksaan. Silakan bisa dikonfirmasi langsung ke pihak sekolah,” tegasnya.

Kepala SMAN Bandarkedungmulyo, Sudjiono, menyebutkan besaran sumbangan tidak disamaratakan dan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masing-masing wali murid.

“Pembayaran itu tidak bisa dipukul rata. Memang secara umum ada yang Rp165 ribu, tetapi ada juga yang nol atau tidak membayar sama sekali. Variatif, sesuai kemampuan wali murid,” jelasnya kepada media, Selasa, 20 Januari 2026.

Sudjiono juga menyampaikan bahwa pada tahun ini sekolah tidak memberlakukan sumbangan insidental. Yang ada hanyalah iuran rutin, itupun bersifat fleksibel.

Baca Juga:
Kanopi Pasar Ploso Jombang Ambruk, Dugaan Markup dan Permainan Spek Menguat

“Untuk uang insidental, tahun ini saya bebaskan. Yang ada hanya iuran rutin. Ada yang nol, ada yang Rp50 ribu, dan macam-macam. Tidak ada paksaan,” ujarnya.

Ia menduga polemik ini muncul akibat kesalahpahaman dan belum adanya komunikasi langsung antara wali murid dan pihak sekolah.

“Mungkin karena sudut pandang yang berbeda. Padahal ruang komunikasi sudah kami buka, termasuk melalui komite sekolah,” kata Sudjiono.

Pihak sekolah, lanjutnya, memastikan tidak pernah memberikan sanksi akademik maupun administratif kepada siswa yang tidak membayar sumbangan.

“Tidak ada penahanan kartu ujian atau tekanan apa pun. Kalau tidak membayar, itu biasa. Sekolah ini fleksibel,” tegasnya.

Namun demikian, sebelumnya sejumlah wali murid SMAN Bandarkedungmulyo mengeluhkan adanya pungutan yang dinilai memberatkan. Mereka menyebut sumbangan tersebut ditetapkan melalui komite sekolah dengan nominal tertentu, sehingga dinilai tidak lagi bersifat sukarela.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, wali murid siswa Tahun Pelajaran 2024/2025 disebut diminta membayar sejumlah biaya, antara lain angsuran pengembangan fisik atau uang gedung sebesar Rp2 juta, iuran pengembangan pendidikan sebesar Rp165 ribu per bulan, serta pembelian seragam sekolah dengan nilai sekitar Rp1,15 juta.

“Disebut sumbangan, tapi jumlahnya sudah ditentukan. Kalau tidak bayar, kami khawatir anak kami didiskriminasi,” ujar NF, salah satu wali murid, Seninz 19 Januari 2026.

NF menambahkan, dalam rapat komite sekolah, wali murid merasa tidak diberi ruang untuk berdialog atau menyampaikan keberatan.

“Judulnya rapat, tapi keputusannya sudah ditentukan. Ini bukan sumbangan, tapi kewajiban bayar,” katanya.

Isu ini pun menjadi perhatian publik, mengingat sekolah negeri jenjang SMA berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan terikat pada aturan larangan pungutan wajib di sekolah negeri. (*)

Baca Sebelumnya

Naik Ojol ke Terminal atau Pasar Among Tani Kota Batu? Ini titik Penjemputan dan Penurunannya!

Baca Selanjutnya

‎45 ASN Brebes Lolos Seleksi Administrasi JPT Pratama, Ini Daftar Nama dan Jadwal Tesnya

Tags:

berita jombang pungli sman sman bandarkedungmulyo uang gedung pendidikan jombang uang seragam

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar