IPM Kabupaten Bandung Meningkat Jadi 74,34 Poin Tahun 2024

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

19 Nov 2024 23:26

Thumbnail IPM Kabupaten Bandung Meningkat Jadi 74,34 Poin Tahun 2024
Sekda Kab Bandung, Cakra Amiyana, saat launching IPM Kecamatan tahun 2024 di Sutan Raja, Soreang, Selasa (19/11/24). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung berada di posisi tertinggi kedua di antara kabupaten lainnya di Jawa Barat, setelah Kabupaten Bekasi di peringkat pertama. Pada tahun 2023 nilainya mencapai sebesar 74,03 poin. Begitu juga pada tahun 2024 kembali meningkat menjadi sebesar 74,34 poin.

"Dalam melihat IPM itu sebenarnya bukan hanya dilihat dari tingginya poin IPM, tapi yang terpenting adalah adanya peningkatan setiap tahunnya," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, saat launching IPM Kecamatan Kabupaten Bandung tahun 2024 di Sutan Raja, Soreang, Selasa (19/11/2024).

Sekda Cakra Amiyana menambahkan, dari tahun ke tahun, IPM Kabupaten Bandung secara konsisten terus mengalami peningkatan. Menurutnya, data IPM ini akan menjadi pijakan bagi Pemkab Banudng dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan efisien, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bandung.

"Saya berharap proses penyusunan dan analisis IPM ini dapat terus dilakukan setiap tahun. Dengan demikian, kita dapat memantau perkembangan pembangunan manusia di Kabupaten Bandung secara berkelanjutan," ucap sekda.

Baca Juga:
Di Tengah Tekanan Fiskal, Pajak Jadi Penopang Pembangunan Kabupaten Bandung

Cakra Amiyana juga menyampaikan, Kabupaten Bandung meraih berbagai penghargaan terkait IPM, yaitu tata kelola data terbaik kedua di Jabar, meta geospasial terbaik 1 di Jabar, juga penghargaan transaksi data elektronik terbanyak di Jabar.

Sementara itu Pemkab Bandung melalui Dinas Kominfo bekerja sama dengan Litbang Institut Pertanian Bogor (IPB), me-launching IPM Kecamatan dan Geoportal Palapa Versi 4.0. Luar biasanya, launching Geoportal ini menjadi yang pertama di Jawa Barat.

"Data IPM Kecamatan dan Geoportal Palapa Versi 4.0 ini akan menjadi alat ukur untuk menilai capaian pembangunan di masing-masing kecamatan, sekaligus sebagai acuan untuk menyusun arah kebijakan dan strategi pembangunan pemerintah daerah," jelas Kadiskominfo Yosep Nugraha.(*)

Baca Juga:
IPM Kabupaten Bandung 2025 Naik Menjadi 75,58 Poin
Baca Sebelumnya

Buntut Aksi Pembacokan Terkait Pilkada di Sampang, Polri Kirim 743 Personel ke Madura

Baca Selanjutnya

Dikumpulkan Gus Miftah, Ratusan Masayikh dan Kiai Muda Se-Jatim Kompak Dukung Khofifah-Emil

Tags:

IPM ipm kab bandung sekda kab bandung cakra amiyana

Berita lainnya oleh Iwa AS

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

18 April 2026 16:06

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend