Ini Pendapat Dokter Hewan Terkait Pemingsanan Sapi dengan Metode Stunning

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

26 Sep 2024 19:36

Thumbnail Ini Pendapat Dokter Hewan Terkait Pemingsanan Sapi dengan Metode Stunning
Perwakilan Meat & Livestock Australia (MLA) drh Tri Umardani. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Viralnya video yang memperlihatkan proses penyembelihan di RPH Surabaya dengan cara ditembak atau stunning direspons oleh Perwakilan Meat & Livestock Australia (MLA) drh Tri Umardani.

Ia menjelaskan bahwa metode tersebut bertujuan untuk menghilangkan kesadaran hewan sebelum disembelih.

"Jadi itu bukan proses penyembelihannya, yang seperti ditembak itu namanya stunning. Tujuannya agar sapi pingsan jadi penyembelihannya lebih mudah," jelas Umardani, Kamis 27 September 2024.

Metode stunning yang digunakan di RPH Surabaya adalah prosedur resmi dan diatur dalam regulasi di Indonesia. Proses stunning tidak hanya dilakukan kepada sapi tetapi juga hewan ternak lainnya seperti ayam dan babi.

Baca Juga:
Gerakan Pangan Murah Dirjen Pemasyarakatan Jatim, RPH Surabaya Sediakan Daging dengan Harga Bersahabat

"Kalau hewan yang lazim sapi, ayam, babi sebenarnya juga ada," tambahnya.

Dalam melakukan proses stunning, terdapat aturan yang harus ditaati, seperti jenis peluru yang digunakan, besaran tekanan dan titik yang akan menjadi sasaran harus tepat agar tidak melukai sapi.

Belum lagi setelah stunning atau dibuat pingsan, sapi harus segera disembelih. Berdasarkan SOP yang berlaku maksimal 20 detik setelah pingsan harus sudah disembelih.

"Tidak boleh melukai sapi pokoknya dan standarnya 20 detik setelah pingsan harus sudah disembelih. Nanti takutnya sapinya sadar," paparnya.

Baca Juga:
Dongkrak PAD Lewat Sektor Peternakan, Gresik ‘Curi’ Ilmu Manajemen RPH Surabaya

Cara menyembelih sapi dengan menggunakan metode stunning ini sudah lazim digunakan di berbagai daerah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan penyembelihan agar efektif dan efisien.

Berdasarkan penelitian dari berbagai jurnal, penggunaan metode stunning pada sapi tidak menimbulkan penyiksaan pada sapi.

Hal ini justru akan membuat kualitas daging sapi lebih baik, khususnya dalam hal kesegaran karena sapi yang dipingsankan terlebih dahulu tidak mengalami stres.

"Menurut beberapa penelitian kalau dengan stunning itu tingkat penyiksaan terhadap hewannya lebih rendah," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Rakyat Bersuka Cita, Empat Pimpinan DPRD Kabupaten Probolinggo Resmi Dilantik

Baca Selanjutnya

Insentif RT/RW Naik Rp1 Juta, Sekda Palembang Bantah Ditunggangi Paslon

Tags:

Stunning RPH Surabaya hewan ternak Penyembelihan Dokter Hewan

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar