KETIK, SURABAYA – Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya sudah hampir tuntas. Diinformasikan, per 18 Mei 2026 telah memasuki hari ke-28 operasionalisasi, baik jemaah masuk Asrama Haji maupun berangkat ke Tanah Suci.

Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 17 Mei 2026, tercatat jumlah jemaah yang masih mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya sebanyak 13 orang.

Rinciannya, terdiri atas 10 jemaah kategori sakit, seorang pendamping jemaah dan 2 jemaah kategori lain yang masih menunggu proses keberangkatan lanjutan.

Kendati demikian, Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa seluruh layanan operasional terus dioptimalkan untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan dan kenyamanan jemaah.

“PPIH terus memperkuat koordinasi lintas sektor, baik layanan transportasi, akomodasi, kesehatan, maupun penerbangan agar seluruh proses pemberangkatan berjalan tertib, aman, dan tepat waktu. Kondisi kesehatan jemaah juga terus menjadi perhatian utama,” tuturnya.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Terima Dubes Yaman untuk Indonesia, Diskusi Strategis Penguatan Kerja Sama Bidang Pendidikan, Perdagangan Hingga Kebudayaan

 

Berikut data jemaah yang masih berada di Embarkasi Surabaya:

1. Manah Saram, Kloter 73 Kabupaten Pamekasan

2. Nawawi Syamsul Arifin, Kloter 86 Kabupaten Bondowoso

Baca Juga:
DPRD Surabaya Harapkan Revitalisasi Pasar Keputran Berdesain Standar Belanda

3. Abdul Manaf, Kloter 86 Kabupaten Bondowoso

4. Sahwati Marta Is, Kloter 87 Kabupaten Bondowoso

5. Rafiin P Supatri, Kloter 89 Kabupaten Situbondo

6. Fathor Rahman Bunawardi, Kloter 89 Kabupaten Situbondo

7. Ahmad Dahlan Said, Kloter 92 Kabupaten Jember

8. Abd Rohmat, Kloter 95 Kabupaten Jember

9. Bahauddin Sajemur Saundar, Kloter 96 Kabupaten Jember

10. Sundari Mudin Sabet, Kloter 96 Kabupaten Jember

11. Suswati Sabue Naima, Kloter 96 Kabupaten Jember (pendamping)

12. Regina Kasbun, Kloter 93 Kabupaten Jember (tunda sakit, KNO Medan)

13. Budiman Her, Kloter 93 Kabupaten Jember (pendamping Regina, KNO Medan). (*)