Ini Harga Tiket Masuk Dunia Bawah Tanah Gua Gong di Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Marno

3 Sep 2023 11:52

Thumbnail Ini Harga Tiket Masuk Dunia Bawah Tanah Gua Gong  di Pacitan
Lampu sorot yang berwarna-warni, disisi sudut Gua jadi latar belakang epik untuk berswafoto bareng keluarga. (Foto: Ananda Tenri Arafah for Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Terlepas dari misteri yang menyelimutinya tempo dulu, destinasi wisata Gua Gong di Desa Bomo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur kian mengundang minat kunjungan para pelancong.

Laiknya di dunia bawah tanah, Gua Gong menawarkan beragam fenomena yang memukau pandangan mata. Memiliki beragam ruang dan formasi geologis terbentuk secara alami, termasuk ekologis, maupun sumber mata air yang diyakini pula dapat bermanfaat secara spiritual.

Jarak tempuh menuju ke sana, dari Alun-alun Kabupaten Pacitan kurang lebih 21 kilometer dengan waktu tempuh terhitung sekitar 39 menit dengan kecepatan sedang. Selain itu, akses transportasi terbilang cukup mulus, dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun empat hingga ke tempat parkiran.

Setelah menginjakkan kaki di gua tersebut, pengunjung bakal melewati pintu loket, puluhan anak tangga dan jembatan sepanjang 500 meter. Disuguhkan panorama alam yang menakjubkan, untuk menemani perjalanan dari jalan masuk menuju mulut Gua.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Daya tariknya adalah keindahan stalaktit dan stalagmit yang menghiasi setiap sudut ruangan alami itu. Bahkan, setiap formasi batu juga diberi nama sesuai dengan karakteristik masing maing, diantaranya yakni, Selo Jengger Bumi, Selo Bantaran Angin, Selo Adi Citro Buwono, Selo Pakuan Bomo, dan Selo Citro Cipto Agung.

Namun, dari sekian banyak itu, ada yang paling mencolok dan istimewa yaitu batu yang memiliki kemampuan unik mengeluarkan suara mirip alat musik gamelan gong. Fenomena itu yang membuat penasaran, dan menjadikan Gua ini lebih menarik lagi untuk dijelajahi.

Meskipun banyak yang mengira bahwa gua ini gelap dan misterius, faktanya, Gua Gong dipenuhi dengan lampu warna-warni yang memancarkan cahaya mempesona. Lampu-lampu ini tidak hanya memberikan penerangan yang memadai bagi para pengunjung, tetapi menyoroti keindahan batu-batu dan formasi stalaktit serta stalagmit dengan sempurna.

Demi kenyamanan pengunjung, Gua Gong dilengkapi dengan pendingin udara dan kipas angin di beberapa sudutnya. Hal ini memastikan bahwa wisatawan tetap merasa nyaman selama menjelajah tak perlu khawatir merasa gerah lantaran berebut oksigen ketika didalam.

Baca Juga:
Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Selain keindahan batu alamnya, Gua Gong memiliki daya tarik lain, yakni lima sendang yang disebut Jampi Rogo, Sendang Relung Jiwo, Sendang Panguripan, Sendang Kamulyan, dan Sendang Relung Nisto. Setiap sendang memiliki cerita dan fungsi yang berbeda, salah satunya Sendang Relung Nisto yang konon memiliki arti 'membuang sial' dalam bahasa Jawa.

Terdapat tujuh ruangan yang menarik untuk dieksplorasi. Ruangan pertama dan kedua sering digunakan sebagai lokasi berfoto oleh para wisatawan. Ruangan ketiga, Selo Dudur Langit, menampilkan kombinasi yang menarik antara stalaktit dan stalagmit. Ruangan keempat menampilkan pemandangan batu marmer dan kristal yang memukau.

Begitu pula ruangan kelima, selalu jadi tempat bagus untuk berswafoto dengan latar belakang batu-batu kristal yang menggoda mata. Namun, yang paling istimewa adalah ruangan ketujuh,  pengunjung dapat menyaksikan keajaiban batu yang menghasilkan bunyi seperti gong.

Sebagai informasi, bagi para pelancong yang ingin mengunjungi Gua Gong Kabupaten Pacitan, penting untuk catat bahwa perjalanan ini bisa dinikmati dengan biaya karcis, untuk satu orang dewasa seharga Rp20 ribu, sedangkan anak-anak Rp5 ribu rupiah.

Gua Gong buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, dengan penutupan malam hari. Tiket masuk ke Gua Gong tersedia dengan harga Rp 10.000 per orang. Untuk mencapai Gua Gong dari Pacitan, wisatawan dapat mengikuti rute menuju Dusun Pule, Desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa TimurFoto Wisatawan tengah menikmati keindahan ajaib bebatuan alami menggunakan senter yang membuat betah dan memanjakan mata. (Foto: Ananda Tenri Arafah for Ketik.co.id)Wisatawan tengah menikmati keindahan ajaib bebatuan alami menggunakan senter yang membuat betah dan memanjakan mata. (Foto: Ananda Tenri Arafah for Ketik.co.id)

Berencana liburan ke Pacitan? Pastikan untuk memasukkan Gua Gong dalam daftar destinasi wisata yang wajib dikunjungi. Tak ketinggal, jangan lupa membeli oleh-oleh untuk keluarga di lapak milik penduduk setempat yang berjejer rapi di jalan keluar mulut Gua Gong Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Beragam kuliner, dan cinderamata salah satunya batu akik yang kian populer bagi para pelancong.

"Goa gong ini termasuk destinasi wisata yang unik, untuk pintu masuknya itu kecil banget kayak gak mungkin bisa dimasukin orang dalamnya gitu. Tapi pas udah masuk subhanallah cantik banget view didalamnya. Batuannya bagus unik gitu, dan ada bantuan lampu warna warni yang bikin begitu estetik," ucap dalah seorang pengunjung Ananda Tenri Arafah. (*)

Baca Sebelumnya

Ribuan Biker Akan Jelajahi Alam Besemah Pagaralam Sumsel

Baca Selanjutnya

Kabupaten Bandung Juara 1 TKKSD Terbaik Se-Jabar

Tags:

Gua Gong Pacitan pacitan Wisata

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

16 April 2026 16:14

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H