Infrastruktur Tulungagung Darurat, Fraksi PKB Desak Keberpihakan APBD

Jurnalis: Sugeng Hariyadi
Editor: Rahmat Rifadin

23 Feb 2026 15:01

Thumbnail Infrastruktur Tulungagung Darurat, Fraksi PKB Desak Keberpihakan APBD
H.Fuad Ashari, S.T (Tengah) Sekretaris F-PKB dan sekaligus Wakil Ketua Komisi C DPRD kab Tulungagung Jawa Timur (23/02/2026). (Foto: Do. Tim PKB Tulungagung for Ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung kini berada di persimpangan jalan dalam menyusun postur APBD Tahun Anggaran 2026. Di tengah tuntutan publik yang meninggi, alokasi Mandatory Spending (Belanja Wajib) sektor infrastruktur diprediksi sulit mencapai target regulasi akibat ruang fiskal yang kian menyempit.

Sesuai mandat hukum, Pemerintah Daerah diwajibkan mengunci persentase tertentu dalam APBD untuk menjamin sektor strategis. 

Setidaknya terdapat lima pilar utama yang harus dipenuhi:

1. Pendidikan: Minimal 20% sesuai amanat UUD 1945.

Baca Juga:
Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

2. Infrastruktur Pelayanan: Publik Minimal 25% dari Dana Transfer Umum (DTU) untuk percepatan ekonomi.

3. Alokasi Dana Desa (ADD): Wajib 10% dari Dana Perimbangan.

4. Kesehatan: Alokasi berbasis program sesuai kebutuhan daerah.

5. Prioritas Nasional: Penandaan anggaran (marking) untuk penurunan stunting, kemiskinan ekstrem, dan pengendalian inflasi sesuai Permendagri 15/2024.

Baca Juga:
Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Praktisi hukum, Fayakun, S.H., M.H., M.M., memperingatkan bahwa ketidakpatuhan terhadap mandatory spending adalah "bunuh diri" administratif.

"Jika ploting anggaran meleset dari mandat, Pemerintah Pusat berwenang menjatuhkan sanksi berat berupa penundaan hingga pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH). Ini akan melumpuhkan operasional daerah," tegas Fayakun (22/02).

Kritik Tajam F-PKB: "Jeglongan Sewu" dan Lemahnya Keberanian Politik

Kondisi infrastruktur yang kian memprihatinkan memicu reaksi keras dari parlemen. H. Fuad Ashari, S.T., Sekretaris Fraksi PKB DPRD Tulungagung, menyebut kerusakan jalan di Tulungagung sudah masuk tahap darurat yang mengancam nyawa warga.

"Munculnya sarkasme 'Wisata Jeglongan Sewu' di masyarakat adalah tamparan keras bagi pemerintah. Ini indikasi bahwa kerusakan jalan sudah sangat masif dan membahayakan keselamatan publik," ujar Fuad (23/02).

Fuad menyoroti bahwa masalah utama bukan sekadar aturan, melainkan kemauan politik (political will) eksekutif. Meski tidak ada angka tunggal yang kaku, Menteri Keuangan konsisten mendorong belanja infrastruktur di angka 20% hingga 30% dari APBD.

"Jika jalan rusak parah tapi alokasinya jauh di bawah 30%, maka yang salah bukan aturannya, tapi keberanian Pemerintah Daerah dalam menetapkan prioritas. Keberpihakan APBD kepada rakyat sedang kita pertanyakan," tegasnya.

Lebih jauh, F-PKB menyayangkan lambannya gerak pemerintah di awal tahun anggaran. Fuad menilai ada pola kegagalan yang berulang setiap tahun, perencanaan yang lemah dan eksekusi yang siput.

"Dua bulan berjalan, perbaikan belum signifikan. Padahal jalan sudah lama rusak. Ini membuktikan persoalan bukan hanya keterbatasan anggaran, tapi lambannya eksekusi kebijakan. Rakyat tidak bisa menunggu birokrasi yang berbelit sementara risiko kecelakaan terus meningkat," tambah Fuad.

Sebagai solusi konkret, Fraksi PKB mendesak tiga langkah strategis yakni :

1. Re-orientasi APBD: Menjadikan infrastruktur sebagai prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

2. Roadmap Pembangunan Menyusun peta jalan perbaikan jalan yang terukur dan transparan.

3. Akselerasi Eksekusi: Melakukan pemeliharaan darurat tanpa menunggu kerusakan semakin parah di awal tahun. (*)

Baca Sebelumnya

Pingsan Saat Puasa Batal atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama dan Tips Medis Mencegahnya

Baca Selanjutnya

Lalai Hingga Sebabkan Korban Jiwa, Sopir Truk Maut di Jalan Patimura Kota Batu Resmi Tersangka

Tags:

#apbdtulungagung Tulungagung #mandatoryspending pkb tulungagung #DPRD Tulungagung

Berita lainnya oleh Sugeng Hariyadi

Wabup Ahmad Baharudin Resmi Jabat Plt Bupati Tulungagung

13 April 2026 13:39

Wabup Ahmad Baharudin Resmi Jabat Plt Bupati Tulungagung

Tak Mau Kalah! Ketika Kejagung Pamer Rp11,4 Triliun Depan Prabowo, KPK OTT Bupati Tulungagung saat Jumat Keramat

11 April 2026 06:04

Tak Mau Kalah! Ketika Kejagung Pamer Rp11,4 Triliun Depan Prabowo, KPK OTT Bupati Tulungagung saat Jumat Keramat

SMAN 1 Tulungagung Gelar Pisah Sambut Kepala Sekolah, Ini Harapannya

10 April 2026 18:24

SMAN 1 Tulungagung Gelar Pisah Sambut Kepala Sekolah, Ini Harapannya

Pererat Tali Silaturahmi, Pemerintah Desa Joho di Tulungagung Gelar Halal Bihalal Bersama Warga

6 April 2026 12:00

Pererat Tali Silaturahmi, Pemerintah Desa Joho di Tulungagung Gelar Halal Bihalal Bersama Warga

Kolaborasi Solid TNI dan Pemdes Joho di Tulungagung, Hadirkan Jembatan Penghubung Harapan

6 April 2026 11:36

Kolaborasi Solid TNI dan Pemdes Joho di Tulungagung, Hadirkan Jembatan Penghubung Harapan

Meneguhkan Kebersamaan, Wabup Tulungagung Hadiri Istihlal dan Haul Abuya Sayyid Muhammad di Al Azhaar

5 April 2026 20:53

Meneguhkan Kebersamaan, Wabup Tulungagung Hadiri Istihlal dan Haul Abuya Sayyid Muhammad di Al Azhaar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar