Indi Naidha Ingatkan Pemkab Jember Soal Program Percontohan Kota Layak Anak

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

25 Jun 2025 20:37

Thumbnail Indi Naidha Ingatkan Pemkab Jember Soal Program Percontohan Kota Layak Anak
Sekretaris Komisi D DPRD Jember dari Fraksi PDIP, Indi Naidha, saat ditemui di DPRD Jember pada Rabu, 25 Juni 2025. (Foto: Atta/ Ketik)

KETIK, JEMBER – Pemkab Jember disarankan agar lebih cermat dalam merancang dan menjajaki penerapan program percontohan Kota Layak Anak (KLA). Hal ini sebagai upaya perlindungan terhadap anak dari kekerasan yang semakin marak. 

Menurut Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, program percontohan KL di Jember tersebut harus dijalankan dengan perencanaan yang matang serta melibatkan partisipasi semua elemen.

"Karena anak-anak adalah pondasi masa depan bangsa. Jangan hanya mengejar predikat layak anak secara administratif. Pemerintah juga harus memastikan substansi perlindungan bagi anak itu benar-benar hadir di lapangan," tutur Indi saat diwawancarai sejumlah wartawan di Gedung DPRD Jember, Rabu, 25 Juni 2025.

Merujuk data Pemkab Jember pada tahun 2024, kata Indi, terdapat sekitar 510.470 anak usia 0–14 tahun di Jember, atau sekitar 19,59 persen dari total populasi sebanyak 2,61 juta jiwa. Angka tersebut menunjukkan tingginya proporsi anak yang membutuhkan perhatian serius dari Pemkab Jember.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Program KLA merupakan inisiatif pemerintah pusat yang mendorong daerah untuk menciptakan lingkungan aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak. Tujuan utamanya, lanjutnya, adalah mengurangi tingkat kekerasan terhadap anak dan menjamin masa depan generasi muda yang lebih baik.

Namun, Indi menekankan bahwa keberhasilan KLA tidak bisa diukur hanya dari dokumen, melainkan dari perubahan nyata dalam kehidupan anak-anak di desa maupun kota.

“Banyak desa di Jember masih minim akses pendidikan dan kesehatan. Itu belum layak anak. Jadi tolong, jangan hanya menggelar seremonial dan tempel plakat,” kata legislator asal PDI Perjuangan ini.

Ia juga mengingatkan, perlindungan anak merupakan urusan wajib pemerintahan daerah sebagaimana diatur dalam UU Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

Baca Juga:
DPRD Jember Siapkan Dana Darurat, Warga Mumbulsari Keluhkan Banjir yang Terus Berulang

“Program ini bagus, tapi perlu diawasi dan disiapkan dengan baik. Edukasi, infrastruktur, hingga penegakan hukum harus jalan bersamaan,” ucapnya.

Saat ini, Pemkab Jember baru menyusun tahap awal pilot project KLA di sejumlah kecamatan. Rencana tersebut, katanya, disebut akan melibatkan OPD, sekolah, tokoh masyarakat, dan kelompok perlindungan anak.

"Dengan jumlah anak yang mencapai setengah juta jiwa lebih, keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur komitmen Jember terhadap masa depan generasi mudanya," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Berikan Bantuan Hukum Gratis untuk Warga, Pemkot Batu Gandeng 7 LBH  ‎

Baca Selanjutnya

LBH Jong Java Kecam Tindakan Asusila Oknum Guru di Bodeh Pemalang

Tags:

Kota Layak Anak Pemkab Jember Jember Indi Naidha DPRD Jember PDIP anak

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar