Imbas Konflik Iran-AS, Kiriman Uang PMI ke Kantor Pos Malang Turun Rp1,8 Miliar

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Fisca Tanjung

5 Mar 2026 13:19

Headline

Thumbnail Imbas Konflik Iran-AS, Kiriman Uang PMI ke Kantor Pos Malang Turun Rp1,8 Miliar
Ilustrasi aktivitas di Kantor Pos Malang, Remitansi PMI menurun di Lebaran 2026 salah satunya dipicu oleh konflik Iran vs AS. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Remitansi atau pengiriman uang dari luar negeri oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengalami penurunan di Kantor Pos Malang. Pada periode menjelang Lebaran 2026 ini, penurunan terjadi hingga Rp1,8 miliar.

Manajer Operasi Pelayanan Kantor Pos Cabang Utama Malang, Wahyu R Wibowo, menjelaskan, salah satu pemicu penurunan tersebut ialah konflik dan peperangan yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

Menurutnya, kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah memengaruhi pola pengiriman uang dari negara-negara Arab ke Indonesia, termasuk ke Kota Malang. 

"Kalau untuk negara Arab ataupun wilayah Arab lainnya itu sedikit pengirimannya. Kemudian juga pengiriman dari Arab itu berpengaruh juga karena keadaan perang AS dan Iran. Cukup berpengaruh nanti," ujarnya, Kamis, 5 Maret 2026.

Baca Juga:
UAS: Keteladanan Orang Tua, Kunci Anak Cintai Allah

Ia menjelaskan, biasanya pola pengiriman uang dari negara-negara Arab tidak dilakukan langsung oleh pekerja migran. Melainkan dititipkan ke agen untuk dikirimkan ke negara tujuan. 

"Pasti ada imbasnya karena kalau untuk di Arab, biasanya yang menyetorkan itu bukan pekerja migrannya sendiri tetapi dititipkan ke suatu agen. Nanti agen itu yang mengirimkan ke negara tujuan," jelasnya.

Kondisi tersebut berbeda dengan remitansi yang dilakukan oleh PMI di Korea maupun Hong Kong. Kedua negara tersebut hingga saat ini menjadi penyumbang remitansi terbesar ke Malang melalui PT Pos Indonesia.

"Tahun lalu juga sama, 2 negara itu. Biasanya Hong Kong dan Korea yang besar kalau untuk pekerja migran yang dari Malang," ucapnya.

Baca Juga:
Resmi Jabat Kalapas Malang, Christo Victor Nixon Siap Lanjutkan Program Strategis Teguh Pamuji

Pada Ramadan 2025 lalu, per 1-15 Maret 2025 kiriman uang dari luar negeri mencapai 1534 item atau senilai Rp7,3 miliar. Sedangkan hingga pertengahan Ramadan 2026 ini, transaksi baru di angka 917 item senilai Rp5,2 miliar.

"Kalau kiriman uang dari luar negeri, dari PMI, jika dibandingkan tahun 2025 di periode yang sama, ada penurunan. Kurang lebih ada penurunan 617 item yang mungkin dikirim tidak melalui kantor pos. Penurunannya sekitar Rp1,8 miliar," katanya.

Berkaca dari tahun sebelumnya, lonjakan transaksi seharusnya terjadi pada minggu ketiga Ramadan yang bertepatan pada pekan ini. Kondisi tersebut dipicu oleh aturan dan kebiasaan di negara penempatan PMI. 

Ia mencontohkan di Hong Kong dan Korea, pekerja migran biasa memanfaatkan hari libur pada Sabtu dan Minggu untuk mengirimkan uang ke keluarga. Fasilitas pengiriman uang ke Indonesia di negara tersebut pun cenderung mudah diakses.

"Di Hong Kong itu ada tradisi setiap Sabtu-Minggu libur, holiday namanya. Tidak bebas setiap hari, sehingga boleh mengirimkan uang di 2 hari itu. Di sana tersebar fasilitas untuk mengirimkan uang ke Indonesia. Begitu juga di Korea," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Masjid Cheng Hoo Surabaya Bagikan Zakat Buat Masyarakat, Total Rp16 Miliar

Baca Selanjutnya

Kurma dan Berbuka Puasa, Tradisi atau Anjuran Nabi?

Tags:

Remitansi Pengiriman Uang Luar Negeri Pengiriman Uang Pekerja Migran Indonesia malang Kantor Pos Malang #Kota Malang PMI luar negeri Konflik Iran vs AS

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

18 April 2026 18:16

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

17 April 2026 20:30

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda