IDI Jatim: 5 Tahun Mendatang Banyak Dokter Penggangguran

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Marno

20 Okt 2023 09:05

Thumbnail IDI Jatim: 5 Tahun Mendatang Banyak Dokter Penggangguran
Ketua IDI Jatim dokter Sutrisno. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Timur (Jatim) dokter Sutrisno memperkirakan dalam 5 tahun mendatang  banyak lulusan dokter yang menjadi pengangguran. Hal ini tidak lepas dari bertebarannya Fakultas Kedokteran (FK) di Indonesia khususnya Jawa Timur.

Sutrisno mengatakan untuk wilayah Jatim saja sada 13 FK. Sedangkan untuk nasional terdapat 91 FK ditambah 15 FK lagi yang baru buka. Sehingga dalam 5 tahun mendatang dikhawatirkan banyak lulusan kedokteran yang terancam menjadi pengangguran, terutama dokter umum.

"Untuk Jatim sekarang rasio dokter umumnya sudah 1:1300 orang. Angka ini cukup menurut saya. Oleh sebab itu pikirkan dulu orangtua yang ingin mengkuliahkan anaknya di FK," jelas Sutrisno saat ditemui di kantor IDI, Jumat (20/10/2023).

Sutrisno menambahkan saat ini lapangan pekerjaan di bidang kesehatan sudah semakin menipis. Hal ini berbanding terbalik dengan lulusan FK yang akan makin banyak. Dirinya mengimbau untuk lembaga pendidikan daripada membuat program pendidikan (prodi) baru lebih baik fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, terutama untuk pendidikan dokter spesialis.

Baca Juga:
MBG Kabupaten Tegal Capai 70 Persen, Satgas Perkuat Pengawasan dan Siapkan Portal Pengaduan

"Sekarang ada sekitar 300 prodi di Tanah ir ini yang menghasilkan spesialis lebih baik yang sudah ada itu ditingkatkan, jangan bikin prodi baru," tambahnya.

IDI Jatim melihat saat ini kebutuhan dokter spesialis lebih penting dibanding dokter umum. Saat ini untuk dokter spesialis rasionya masih 1:6000 orang, jumlah ini tentu sangat kurang. Oleh sebab itu terkait pendidikan spesialis saat ini daya tampungnya masih bisa ditingkatkan.

"Mendidik dokter yang baik itu susah. Oleh sebab itu dari pada membuat FK baru lebih baik memanfaatkan apa yang ada sekarang karena fasilitasnya sudah memadai," imbuhnya.

Sedangkan mengenai permasalahan saat ini terkait distribusi dokter yang kurang merata, terutama di wilayah kepulauan. Hal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. IDI sifatnya hanya memberikan rekomendasi terkait apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kekurangan dokter.

Baca Juga:
DPRD Kota Tegal Resmikan Perda Kawasan Tanpa Rokok dan Penguatan BPR Bank Bahari

"Yang bisa mengatur distribusi dokter itu cuma satu yaitu pemerintah. Organisasi profesi seperti IDI ini gak bisa, kita hanya sebatas ngasih rekomendasi," pungkansya.(*)

Baca Sebelumnya

Mahasiswa Unej Kembangkan Riset Pemanfaatan Limbah Kulit Kakao Pengganti Bensin

Baca Selanjutnya

EJSC Bakorwil Malang Bekali Masyarakat Keterampilan Public Speaking

Tags:

IDI Jatim Fakultas Kedokteran Dokter Spesialis Dokter Umum Lulusan Dokter pengangguran Pemerintah Daerah Distribusi Dokter

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H