HUT Kejaksaan ke-80! Kejari Sleman Pilih Berbagi daripada Pesta Mewah, Ini Alasannya

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Fiqih Arfani

1 Sep 2025 23:40

Thumbnail HUT Kejaksaan ke-80! Kejari Sleman Pilih Berbagi daripada Pesta Mewah, Ini Alasannya
Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Bambang Yunianto SH MH. (Foto: Fajar Rianto/Ketik)

KETIK, SLEMAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman menggelar perayaan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-80 pada 2 September 2025 secara sederhana.

Berbeda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Kejari Sleman membatasi kegiatan utamanya hanya pada upacara bendera. Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Bambang Yunianto SH MH mengatakan bahwa kesederhanaan perayaan ini didasari oleh pertimbangan situasi terkini.

"Kami hanya melaksanakan secara sederhana di tahun ini. Mengingat, mencermati situasi yang ada. Kami hanya melaksanakan kegiatan upacara saja," ujarnya, Senin sore,1 September 2025.

Bambang menambahkan, upacara tersebut akan dilaksanakan di halaman kantor Kejari Sleman, Selasa pagi, 2 September 2025.

Baca Juga:
Mengapa Eks Bupati Sri Purnomo Tak Perlu Terima Uang untuk Disebut Korupsi?

Meskipun perayaan utama dilaksanakan secara sederhana, Kejari Sleman sebelumnya telah melakukan serangkaian kegiatan sosial dalam rangka menyambut Hari Lahir Kejaksaan. Salah satunya adalah kegiatan bakti sosial ke empat panti asuhan yang berada di wilayah Kabupaten Sleman.

"Ada empat Panti Asuhan yang dikunjungi sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Dalam hal ini, kami berbagi rejeki, berbagi kebahagiaan untuk sama-sama saling mendoakan," kata Bambang.

Penyaluran bantuan  secara langsung ke sasaran disertai silaturahmi tersebut diharapkan dapat mempererat tali kasih dan semangat berbagi.

Adapun keempat sasaran tadi adalah Panti Asuhan Queen Latifa, Panti Asuhan Khodijah Sinar Melati 23, Panti Asuhan Bina Remaja Donoharjo YPKBR, dan Pondok Pesantren Zuhriyah 3.

Baca Juga:
JPU Ungkit Peran Raudi Akmal, Sebut Dana Hibah Pariwisata Sleman Hanya Demi Kepentingan Sri Purnomo

Menurut Bambang Yunianto melalui kegiatan ini, Kejari Sleman menunjukkan komitmennya dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Serta, lanjut dia, turut hadir membawa manfaat nyata di tengah-tengah lingkungan sosial. Kajari Sleman juga menekankan pentingnya doa bersama dalam kegiatan tersebut.

"Termasuk mendoakan kondisi keamanan di wilayah kita khususnya di kabupaten Sleman dan umumnya di negara Indonesia tercinta," jelasnya.

Beda Makna

Untuk diketahui, ada dua tanggal penting yang sering diperingati terkait sejarah Kejaksaan di Indonesia:

1. Hari Lahir Kejaksaan (2 September): Tanggal ini diperingati karena merupakan momen dilantiknya Jaksa Agung pertama RI, Meester de Rechten Gatot Taroenamihardja, pada tanggal 2 September 1945. Hari ini menjadi simbol keberadaan Kejaksaan sejak awal Kemerdekaan Indonesia.

2. Hari Bhakti Adhyaksa (22 Juli): Tanggal ini menandai peristiwa penting pada tahun 1960, di mana Kejaksaan resmi menjadi lembaga mandiri, tidak lagi berada di bawah Departemen Kehakiman. Peringatan ini juga sering disebut sebagai Hari Ulang Tahun Kejaksaan RI.

Kedua tanggal tadi memiliki makna yang berbeda. Namun saling melengkapi dalam memperingati sejarah perjalanan Kejaksaan Republik Indonesia. (*)

Baca Sebelumnya

Aksi Pelemparan Molotov di DPRD Kota Malang Digagalkan, 2 Pelaku Kabur 1 Ditangkap

Baca Selanjutnya

[Foto] Mahasiswa Palembang Demo, Tuntut Pembatalan Kenaikan Tunjangan Anggota DPR

Tags:

Kejaksaan Hari Lahir Kejaksaan Kejari Sleman Kejaksaan Republik Indonesia bakti sosial R Gatot Taroenamihardja Penkum Kejati DIY Puspenkum Kejagung

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar