HSN 2025: Sekda Heru Ajak Teladani Nilai Pesantren, Santri Harus Jadi Perekat Bangsa

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

20 Okt 2025 17:09

Thumbnail HSN 2025: Sekda Heru Ajak Teladani Nilai Pesantren, Santri Harus Jadi Perekat Bangsa
Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putra, saat mengajak santri memperkuat persatuan bangsa dalam peringatan Hari Santri Nasional, Senin, 20 Oktober 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Momentum Hari Santri Nasional (HSN), Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putra, mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai luhur pesantren melalui santri.

Menurut Heru, santri tak hanya berperan dalam sejarah perjuangan kemerdekaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga moral, persaudaraan, dan keutuhan bangsa di era modern.

“Santri harus menjadi perekat persatuan, membawa keteduhan di tengah perbedaan, dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Hari Santri bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi peran santri dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya, Senin, 20 Oktober 2025.

Ia menyebutkan, penetapan Hari Santri oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Oktober 2015 merupakan bentuk penghargaan terhadap kontribusi besar ulama dan santri.

Baca Juga:
Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

Terutama sejak dikeluarkannya Resolusi Jihad oleh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 yang menjadi pemantik perlawanan rakyat hingga lahirnya peristiwa heroik 10 November di Surabaya.

Lebih dari itu, kata Heru, pesantren telah menjadi lembaga yang membentuk karakter bangsa melalui pendidikan akhlak dan adab.

“Pesantren mengajarkan keseimbangan antara ilmu dan moral. Santri dibentuk untuk berilmu, berakhlak, dan beradab. Nilai-nilai seperti yang tertuang dalam budaya pesantren menjadi fondasi penting dalam kehidupan berbangsa,” jelasnya.

Heru juga menyinggung pentingnya menjaga marwah pesantren di tengah arus pemberitaan negatif yang terkadang menyesatkan persepsi publik.

Baca Juga:
Kepala Daerah Diingatkan Pantau MBG, Gubernur Khofifah Perintahkan Perbaiki Kendala di Lapangan

Ia menilai, pesantren sejatinya adalah ruang pembentukan karakter dan moral, bukan tempat feodalisme seperti yang sempat digambarkan dalam sebuah tayangan televisi nasional.

“Kita perlu meluruskan pandangan itu. Pesantren adalah tempat lahirnya generasi berilmu dan beradab, bukan lembaga yang menanamkan jarak sosial. Karena itu, santri harus tetap menunjukkan keteladanan dan karya nyata yang membanggakan,” tutur Heru.

Ia mengajak seluruh santri untuk terus berkontribusi melalui tindakan positif, menjaga kerukunan, serta memperkuat nilai-nilai cinta tanah air

“Santri harus tetap menjadi pelopor dalam menjaga persatuan bangsa. NKRI adalah harga mati. Mari kita jadikan Hari Santri sebagai momentum untuk menebar semangat kebersamaan dan pengabdian bagi negeri,” pungkasnnya.(*)

Baca Sebelumnya

Raperda Reklame di Kota Batu Siap Disahkan

Baca Selanjutnya

Wali Kota Batu Sebut Ranperda Reklame Kebutuhan Mendesak Payung Hukum Terbaru  ‎

Tags:

Hari Santri Nasional Santri Pacitan Sekda Pacitan Pesantren Persatuan bangsa Nilai Moral

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar