KETIK, MADIUN – Setelah melalui penantian panjang akhirnya ribuan siswa SD dan SMP negeri maupun swasta di Kota Madiun, menerima bantuan seragam gratis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun beserta ongkos jahitnya.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun pada Senin, 2 November 2026 di SMPN 3 Kota Madiun.

Bantuan tersebut berupa kain seragam merah putih atau biru putih berserta seragam pramuka. Tidak hanya itu, khusus untuk SD dan SMP Negeri mendapatkan bantuan ongkos jahit sebesar Rp 300 ribu.

Total seragam yang diberikan sebanyak 5.368 untuk SD dan SMP negeri maupun swasta. Sementara khusus untuk ongkos jahit diberikan kepada 1.651 siswa SD negeri dan 2.742 siswa SMP negeri.

Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun menjelaskan pendistribusian bantuan seragam ini ditargetkan rampung dalam 7 hari kedepan.

Baca Juga:
44 Persen Aduan Warga Kota Madiun Tuntas! Plt Wali Kota Bagus Panuntun Turun Langsung Sisir Belasan Titik

"Untuk hari ini seragam sudah terdistribusi. Kemudian untuk keuangan ongkos jahit karena transfer, targetnya 7 hari kedepan pendistribusian bisa rampung," jelasnya.

Bagus mengatakan bantuan ini baru terdistribusi dikarenakan kendala teknis lelang yang diadakan beberapa waktu lalu.

"Ya kemarin karena proses. Kemudian peserta lelangnya sedikit dan kualitas bahannya (kain) kurang memadai itu mempengaruhi," imbuhnya.

Lebih lanjut, Bagus menyampaikan untuk pengerjaan jahit diharapkan bisa menghidupkan para penjahit lokal yang ada di Kota Madiun.

Baca Juga:
Turun Langsung ke Lapangan, Plt Wali Kota Madiun Pastikan Tindak Lanjuti Keluhan Warga

"Tujuan kita berikan bantuan ongkos jahit supaya nantinya orang tua bisa menjahitkan seragam ke para penjahit lokal yang ada di Kota Madiun," paparnya.

Sementara, Erni salah satu orang tua siswa mengatakan terbantu dengan adanya program bantuan seragam gratis dan ongkos jahit ini.

"Terima kasih kepada bapak Wali Kota yaitu Pak Bagus telah memberikan bantuan seragam gratis berupa kain dan ongkos jahit. Sangat terbantu dengan adanya ini," tandasnya.

Dalam program ini Pemkot Madiun melalui Dinas Pendidikan Kota Madiun menggelontorkan dana sebesar Rp 1,8 M untuk kain seragam dan Rp 1,3 M untuk ongkos jahit. (*)