KETIK, BLITAR – SD Islam Hasanul Amin Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran pelepasan siswa Angkatan XVIII Tahun Pelajaran 2025/2026, Sabtu 20 Juni 2026. Sebanyak 48 siswa dinyatakan lulus 100 persen dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Acara berlangsung penuh khidmat dan dihadiri jajaran yayasan, dewan guru, wali murid, serta tokoh pendidikan setempat. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan belajar para siswa selama enam tahun di bangku sekolah dasar.
Kepala SD Islam Hasanul Amin, Ina Mastuti, mengatakan keberhasilan seluruh siswa meraih kelulusan tidak lepas dari kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi proses pendidikan anak.
“Alhamdulillah seluruh siswa lulus 100 persen. Ini menjadi hasil dari sinergi yang terjalin antara sekolah, guru, yayasan, karyawan dan wali murid selama proses pembelajaran,” ujarnya.
Menurut Ina, selain capaian akademik, sekolah juga terus menanamkan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik. Bekal tersebut diharapkan menjadi pondasi saat para lulusan melanjutkan pendidikan di tingkat berikutnya.
Baca Juga:
Mengapa Kapolri Memilih Blitar? Ini Makna Ziarah ke Makam Bung KarnoIa berpesan agar para siswa tetap menjaga kebiasaan baik yang selama ini dibangun di lingkungan sekolah, terutama dalam menjalankan ibadah dan menjaga akhlak.
“Jangan tinggalkan salat, terus belajar mengaji dan tetap menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Sementara itu, Pengawas Pendidikan Agama Islam Kecamatan Talun, Miftahur Rohmah, mengajak para lulusan untuk terus mengembangkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di sekolah dasar.
Menurutnya, ilmu pengetahuan dan pendidikan agama harus berjalan beriringan agar mampu membentuk generasi yang cerdas sekaligus memiliki karakter kuat.
Baca Juga:
Realisasi Pajak MBLB Kabupaten Blitar Tembus 79 Persen, Bapenda Intensifkan Pengawasan Lapangan“Terus belajar dan kejar cita-cita setinggi mungkin. Namun jangan pernah meninggalkan salat dan mengaji karena itu menjadi bekal utama dalam kehidupan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Yayasan Hasanul Amin juga memberikan penghargaan kepada lima siswa yang berhasil meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan Aswaja.
Ketua Yayasan Hasanul Amin, Damanhuri, menjelaskan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar budaya berprestasi terus tumbuh di lingkungan sekolah.
“Prestasi yang diraih siswa harus terus dipertahankan. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang amanah, berilmu dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Damanhuri menambahkan, pendidikan yang diterapkan di SD Islam Hasanul Amin memadukan pembelajaran umum dan keagamaan untuk membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat.
Ia pun mengingatkan para siswa agar selalu menghormati orang tua dan guru sebagai kunci keberhasilan dalam menempuh pendidikan maupun kehidupan di masa depan.
“Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh ilmu, tetapi juga oleh doa dan restu orang tua serta guru,” pungkasnya.