Harita Nickel Pacu UMKM Desa Baru Obi, Transfer Keahlian dari Ternate Jadi Motor Ekonomi Lokal

Editor: Mursal Bahtiar

25 Des 2025 00:23

Thumbnail Harita Nickel Pacu UMKM Desa Baru Obi, Transfer Keahlian dari Ternate Jadi Motor Ekonomi Lokal
UMKM KBTri, Perwakilan Harita Nikel, Koperasi Merah Putih Desa Baru dan Owner UMKM Fala Tanawan Berpose Bersama usai kegitan (Foto: Mursal/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – PT Harita Nickel kembali mempertegas perannya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui program CSR yang berorientasi pada penguatan kapasitas UMKM. 

Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis dengan UMKM Fala Tanawan, Kota TernatOwner e, sebagai mitra transfer keahlian bagi kelompok UMKM Buton Bersatu Berkah (KBTri) di Desa Baru, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan.

Pelatihan dilaksanakan selama empat hari, mulai Minggu 21 hingga Rabu 24 Desember 2025, dengan fokus pada peningkatan kompetensi produksi olahan pangan berbasis potensi lokal. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu pelaku UMKM desa yang antusias mengikuti setiap sesi teori dan praktik.

PT Harita Nickel menghadirkan Siti Sulastri, pemilik UMKM Fala Tanawan, sebagai narasumber sekaligus mentor. Dalam sesi pelatihan, peserta diperkenalkan pada metode produksi yang sederhana namun berbasis prinsip ilmiah, termasuk food safety, stabilitas tekstur, dan pengendalian umur simpan produk. Pada praktiknya, peserta dilatih membuat keripik pisang serta olahan ikan tenggir, atau yang dikenal masyarakat lokal sebagai tarusi.

Baca Juga:
Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Siti memaparkan proses produksi secara komprehensif mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, teknik pengolahan yang konsisten untuk menjaga kandungan gizi, teknik pengemasan kedap udara untuk menjaga ketahanan produk, hingga strategi pemasaran dasar yang mudah diterapkan oleh pelaku usaha desa.

Foto Perwakilan CSR Harita Nikel Arbian ketika pelatihan berlangsung (Foto: Mursal/Ketik.com)Perwakilan CSR Harita Nikel Arbian ketika pelatihan berlangsung (Foto: Mursal/Ketik.com)

Kepada peserta, ia menekankan bahwa UMKM desa memiliki peluang besar untuk tumbuh apabila memadukan keahlian produksi, standar mutu, dan pengemasan yang tepat. 

“Produk lokal desa tidak boleh berhenti sebagai oleh-oleh rumah, tetapi harus diarahkan menjadi komoditas pasar yang punya nilai ekonomi,” ujar Siti, lugas.

Baca Juga:
Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

Perwakilan CSR PT Harita Nickel, Arbain, menegaskan bahwa pendampingan UMKM desa tidak bersifat seremonial, melainkan jangka panjang dan berorientasi pada kemandirian ekonomi.

“PT Harita Nickel melalui program CSR berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku UMKM desa. Pendampingan ini tidak berhenti pada pelatihan, tetapi juga pengembangan produksi dan peningkatan pendapatan agar UMKM dapat tumbuh secara berkelanjutan,” cetus Arbain.

Sementara itu, Ketua kelompok KBTri Ewiyana La Nane mengatakan, pelatihan ini memberikan arah baru dalam pengelolaan usaha mereka. Selain keterampilan teknis, program ini turut menumbuhkan kepercayaan diri dan kesiapan mental pelaku usaha desa untuk bersaing di pasar yang lebih luas.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Ilmu dan praktik yang diberikan menjadi bekal penting untuk mengembangkan usaha agar lebih profesional dan siap bersaing,” ujarnya.

Dari perspektif kelembagaan desa, Ketua Koperasi Merah Putih Desa Baru, Riman La Maulia menilai, program ini sebagai langkah konkret dalam membangun ekonomi desa berbasis sumber daya lokal. 

Ia menekankan bahwa kolaborasi ini penting untuk menciptakan ekosistem usaha yang tidak hanya produktif, tetapi juga berdaya tahan menghadapi tantangan.

“Kami berharap kolaborasi antara perusahaan, pelaku UMKM, dan masyarakat dapat terus berlanjut,” kata Riman.

Riman katakan, keterhubungan jejaring UMKM desa dengan mentor regional menjadi bagian penting dari proses akselerasi ekonomi yang lebih berkelanjutan. Menurutnya, sinergi lintas wilayah seperti ini mampu memperluas wawasan pelaku UMKM desa sekaligus membuka akses pasar baru.

Riman kembali menegaskan esensi program ini dengan pesan yang menempatkan warga desa sebagai subjek utama pembangunan ekonomi.

“Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kemandirian UMKM desa. Kami berharap kolaborasi antara perusahaan, pelaku UMKM, dan masyarakat dapat terus berlanjut,” pungkas Riman.

 

Baca Sebelumnya

[FOTO] Malam Natal, Bupati Jombang Keliling Gereja dan Pos Pengamanan

Baca Selanjutnya

Kejagung Pastikan Uang Rp6,6 Triliun yang Diserahkan ke Negara Bukan Pinjam Bank

Tags:

Halmahera Selatan UMKM Desa Baru OBI Harita Nickel UMKM Fala Tanawan UMKM KBTri CSR pemberdayaan Maluku Utara

Berita lainnya oleh Mursal Bahtiar

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

13 April 2026 19:02

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

12 April 2026 17:06

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

12 April 2026 16:36

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

12 April 2026 10:24

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

Tak Perlu Cemas, Gaji PPPK Tahap II Halsel Sudah Dianggarkan

11 April 2026 14:52

Tak Perlu Cemas, Gaji PPPK Tahap II Halsel Sudah Dianggarkan

Kuasa Hukum Arifin Saroa Buka Fakta Sengketa Kawasi

10 April 2026 18:32

Kuasa Hukum Arifin Saroa Buka Fakta Sengketa Kawasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar