KETIK, JAWA TIMUR – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mendorong pelaku usaha, BUMD, koperasi, UMKM, dan penyelenggara pelayanan publik menjadikan kebutuhan serta kepuasan pelanggan sebagai prioritas.
Pesan itu disampaikan Khofifah dalam peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 yang mengusung semangat “Senyum Pelanggan, Senyumku Juga” dan #ThinkCustomer, Jumat, 4 September 2026.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan selamat Hari Pelanggan Nasional 2026. Momentum ini mengingatkan kita bahwa pelanggan bukan sekadar penerima produk atau layanan, tetapi mitra yang harus didengar, dihargai, dilindungi, dan dilayani sepenuh hati,” ujar Khofifah.
Menurutnya, kepuasan pelanggan menjadi kunci membangun kepercayaan dan keberlanjutan usaha. Pelayanan harus diberikan secara berkualitas, ramah, cepat, transparan, dan penuh empati.
“Senyum pelanggan lahir ketika mereka mendapatkan produk berkualitas, harga yang wajar, informasi yang jujur, serta pelayanan yang cepat dan penuh empati. Ketika pelanggan tersenyum, di situlah tumbuh kepercayaan yang akan menguatkan usaha dan perekonomian,” katanya.
Baca Juga:
Hari Pelanggan Nasional 2026, Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh Sentil PerusahaanKhofifah menegaskan semangat #ThinkCustomer berarti penyedia layanan harus mampu mendengar kebutuhan pelanggan, merespons keluhan, serta melakukan evaluasi dan inovasi secara berkelanjutan.
“Berorientasi kepada pelanggan berarti bersedia mendengar, memahami kebutuhan, merespons keluhan, dan terus berinovasi. Masukan pelanggan jangan dipandang sebagai beban, tetapi sebagai bahan penting untuk meningkatkan kualitas,” tegasnya.
Ia juga menyoroti peningkatan Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) Jawa Timur yang naik dari 55,40 pada 2022 menjadi 66,34 pada 2025. Kenaikan 10,94 poin tersebut menunjukkan konsumen Jawa Timur semakin cerdas, kritis, dan berdaya.
“Peningkatan IKK ini patut kita syukuri. Konsumen Jawa Timur semakin cerdas, kritis, dan berdaya. Hal ini sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh pelaku usaha dan penyedia layanan agar terus meningkatkan standar kualitas, keamanan, dan transparansi,” jelasnya.
Baca Juga:
Evaluasi Distribusi MBG Usai 664 Santri Diduga Keracunan di Sidoarjo, Gubernur Khofifah: Semua Lini Harus BerbenahKhofifah juga meminta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mengedepankan pelayanan yang ramah, profesional, transparan, serta menyediakan produk lokal berkualitas dengan harga terjangkau.
“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus tumbuh menjadi ruang ekonomi yang dipercaya masyarakat. Produknya berkualitas, harganya terjangkau, pengelolaannya transparan, dan pelayanannya dilakukan dengan hati,” pesannya.
Ia mengajak seluruh pelaku usaha dan penyedia layanan menjadikan Hari Pelanggan Nasional sebagai momentum memperkuat budaya pelayanan.
“Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar peringatan tahunan. Ini adalah momentum untuk memperkuat komitmen bahwa setiap pelanggan berhak mendapatkan pengalaman pelayanan terbaik,” pungkas Khofifah. (*)