Hari Kebangkitan Nasional 2025: Merajut Kembali Semangat Persatuan di Era Digital

Editor: Mustopa

20 Mei 2025 21:38

Thumbnail Hari Kebangkitan Nasional 2025: Merajut Kembali Semangat Persatuan di Era Digital
Oleh: Wandi Ruswannur*

Hari Kebangkitan Nasional yang kita peringati setiap tanggal 20 Mei kembali hadir sebagai pengingat akan bara semangat persatuan yang pernah membakar jiwa para pendahulu kita. 

Lebih dari sekadar seremoni tahunan, momen ini seharusnya menjadi refleksi mendalam mengenai sejauh mana nilai-nilai kebangsaan itu masih relevan dan terinternalisasi dalam kehidupan kita saat ini, terutama di tengah arus deras globalisasi dan dominasi ruang digital.

Semangat kebangkitan nasional yang dipelopori oleh berdirinya organisasi-organisasi seperti Boedi Oetomo lebih dari seabad lalu, adalah fondasi penting bagi kemerdekaan yang kita nikmati kini. 

Mereka, dengan segala keterbatasan teknologi pada masanya, mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dengan satu tujuan mulia yaitu Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Pertanyaannya, bagaimana kita, generasi penerus di era serba digital ini, memaknai dan melanjutkan semangat tersebut?

Baca Juga:
Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

Era digital membawa kemudahan dalam banyak hal, termasuk dalam berinteraksi dan mendapatkan informasi. Namun, di sisi lain, ia juga menghadirkan tantangan baru bagi persatuan dan kesatuan bangsa. 

Polarisasi akibat perbedaan pandangan yang seringkali dieksploitasi di media sosial, penyebaran informasi yang tidak akurat, hingga potensi tergerusnya nilai-nilai luhur bangsa akibat pengaruh budaya asing yang tidak tersaring dengan baik, menjadi isu-isu krusial yang perlu kita hadapi bersama.

Lalu, bagaimana seharusnya kita memaknai Hari Kebangkitan Nasional di tengah realitas ini? Jawabannya mungkin terletak pada kemampuan kita untuk beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan jati diri. 

Semangat persatuan yang dulu digelorakan melalui pertemuan fisik dan surat kabar, kini perlu kita transformasikan ke dalam ruang digital. 

Baca Juga:
Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

Media sosial dan platform daring lainnya dapat menjadi sarana yang ampuh untuk menyebarkan nilai-nilai kebangsaan, mempererat tali silaturahmi antar anak bangsa, dan menangkal berbagai narasi yang berpotensi memecah belah.

Namun, transformasi ini tentu memerlukan kesadaran dan tanggung jawab dari setiap individu. Literasi digital menjadi kunci penting agar kita mampu memilah informasi dengan bijak, menghindari penyebaran ujaran kebencian atau berita bohong.

Serta menggunakan platform digital secara produktif untuk kemajuan bangsa. Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa kita pun perlu diaktualisasikan kembali, baik dalam dunia nyata maupun di dunia maya.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2025 ini adalah momentum yang tepat untuk merenungkan kembali esensi persatuan di tengah tantangan zaman. 

Bukan hanya mengenang heroisme masa lalu, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk memperkuat rasa kebersamaan dan identitas kebangsaan kita di era digital ini. 

Mari kita rajut kembali semangat persatuan itu dengan cara yang relevan dengan perkembangan zaman, demi Indonesia yang semakin maju dan berdaulat.

*) Wandi Ruswannur adalah pegiat media asal Cianjur

**) Isi tulisan di atas menjadi tanggung jawab penulis

***) Karikatur by Rihad Humala/Ketik.co.id

****) Ketentuan pengiriman naskah opini:

  • Naskah dikirim ke alamat email redaksi@ketik.co.id.
  • Berikan keterangan OPINI di kolom subjek
  • Panjang naskah maksimal 800 kata
  • Sertakan identitas diri, foto, dan nomor HP
  • Hak muat redaksi.(*) 

Baca Sebelumnya

Legenda Ajax Amsterdam Simon Tahamata Dirumorkan Gabung Timnas Indonesia

Baca Selanjutnya

SMAN 3 Ratu Perkuat SDM Guru Dongkrak Prestasi dan Jalur PTN Anak Didik

Tags:

opini Hari Kebangkitan Nasional Wandi Ruswannur

Berita lainnya oleh Mustopa

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

11 April 2026 13:38

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

10 April 2026 22:10

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

10 April 2026 18:49

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

8 April 2026 00:00

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

7 April 2026 08:00

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

Saatnya Muktamar Bermartabat: Ketika Efektivitas Kepemimpinan Dipertanyakan

7 April 2026 06:30

Saatnya Muktamar Bermartabat: Ketika Efektivitas Kepemimpinan Dipertanyakan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar