Harga Cabai di Pacitan Naik, Petani Untung, Konsumen Mutung

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Naufal Ardiansyah

26 Okt 2023 04:40

Thumbnail Harga Cabai di Pacitan Naik, Petani Untung, Konsumen Mutung
Sriyatun (48) menunjukkan hasil panen, yang dirasa tergolong sedikit tapi harga jualnya tinggi. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Harga cabai di pasar tradisional Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mulai naik. Satu kilogram cabai bisa mencapai Rp40 ribuan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, Sugeng Santoso, mengatakan, kenaikan harga cabai disinyalir karena dampak kemarau panjang atau El Nino. Akhirnya menyebabkan hasil panen cabai tidak maksimal.

"Kenaikan harga cabai saat ini salah satu penyebabnya karena ketersediaan cabai dipasar agak berkurang," jelas Sugeng menambahkan saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (25/10/2023)

Dia menjelaskan, harga cabai rawit merah di Pasar Minulyo sudah mencapai Rp40 ribuan per kilogram. Sementara, harga cabai merah keriting berkisar Rp30 ribuan per kilogram.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Meski demikian, dari sisi petani cabai yang saat ini panen hal ini menguntungkan, sehingga menambah motivasi petani untuk membudidayakan cabai.

Foto Penjual cabai di pasar tradisional Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Penjual cabai di pasar tradisional Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui dinas terkait  mengharapkan juga ada sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan desa untuk mendukung kegiatan petani dalam melakukan usaha taninya.

"Seperti yang saat ini sudah dilakukan Desa Gunungsari, Kecamatan Arjosari yang mengembangkan tanaman cabai maupun sayuran dengan sinergitas lintas sektor," tambah Sugeng.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Di lain pihak, pedagang cabai di Pasar Minulyo, Agus (26), mengatakan, sebelum naik harga cabai rawit merah berkisar Rp28 ribu per kilogram.

"Sekarang cabai rawit merah jadi Rp30-40 ribu per kilogram," jelasnya saat ditemui di tempat dagangannya.

Kenaikan harga cabai rawit juga diikuti beberapa jenis cabai yang lain seperti cabai merah keriting, cabai rawit hijau dan cabai jenis lainnya.

Dia mengaku tak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga cabai tersebut. Namun, harga cabai yang naik ini jelas berpengaruh pada nilai jual cabai dari petani lokal.

"Kalau sekarang petani lokal cukup diuntungkan dengan kenaikan ini. Kalau dari petani sini sekitar Rp26.500 per kilogramnya,"

Meskipun demikian, ungkap Agus, banyak yang mengurangi pembelian. Pedagang terpaksa mengurangi persediaan cabai di tokonya karena takut busuk dan rugi.

"Yang awalnya beli cabai 10 kilogram sekarang berkurang setengah," imbuhnya.

Hal yang serupa juga dikatakan Nur (39), penjual cabai di Pasar Arjowinangun. Menurutnya, cabai mulai naik sejak tujuh hari yang lalu.

"Cabai rawit merah awalnya Rp28 ribu per kilogram. Sekarang Rp30-40 ribu per kilogram," paparnya.

Menurutnya, kenaikan harga cabai ini tentu menjadi beban bagi masyarakat. Pasalnya, cabai merupakan salah satu bahan pokok yang banyak digunakan dalam masakan sehari-hari. (*)

Baca Sebelumnya

Bangga, 11 Kampung dan 10 Sekolah Surabaya Raih Adiwiyata

Baca Selanjutnya

Inilah 7 Daftar Kesenian di Jawa Timur, No 3 Jarang Ada yang Tahu

Tags:

Harga Cabai pacitan Pasar Minulyo Pacitan Pasar di Pacitan Harga cabai naik

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar