Hanya Jadi Kendaraan Politik, Akademisi UB Pertanyakan Kehadiran Parpol di Masyarakat

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

12 Sep 2024 15:08

Thumbnail Hanya Jadi Kendaraan Politik, Akademisi UB Pertanyakan Kehadiran Parpol di Masyarakat
Ilustrasi partai politik yang ada di Kota Malang. (Foto: instagram @kpukomal)

KETIK, MALANG – Akademisi Universitas Brawijaya (UB), Andhyka Muttaqin menyoroti eksistensi partai politik pada kontestasi Pilkada 2024. Semakin hari partai politik seolah tak lebih dari kendaraan politik yang digunakan untuk memboncengi kepentingan pribadi maupun golongan. 

Andhyka menjelaskan, parpol harusnya menjadi wadah aspirasi, hingga edukasi bagi masyarakat. Hilangnya prinsip tersebut menyebabkan muncul stigma negatif dari masyarakat terhadap politisi. 

"Persepktifnya masyarakat, parpol akhirnya punya stigma negatif dan hanya menjadi kendaraan politik hang punya kepentingan. Imbasnya muncullah calon independen," ujarnya, Kamis 12 Agustus 2024. 

Masyarakat telah jenuh dengan politik transaksional yang kerap dilakukan antara partai politik dengan calon kepala daerah. Hingga berimbas pada tersingkirkannya tujuan utama untuk membangun daerah. 

Baca Juga:
Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

"Kalau dari awal sudah transaksional, nanti akan repot 'bagi-bagi kue.' Misalnya ada berapa puluh parpol yang mendukung, nah ini bagaimana untuk mengkonsolidasikan," tambahnya. 

Ia menduga, partai politik yang dijadikan kendaraan politik oleh calon kepala daerah tidak terlepas dari praktik mahar. Hingga akhirnya membuat politik uang masih terus menghantui masyarakat. 

"Politik uang pasti ada, bahkan dugaan saya, parpol yang jadi kendaraan apakah gratisan. Pasti ada maharnya, ada kepentingan di dalamnya. Itu dugaan saya," katanya. 

Alih-alih jadi kendaraan politik, parpol harusnya dapat menyeleksi calon yang diusungnya. Baik untuk calon legislatif, maupun calon pemimpin di daerah dan di pemerintah pusat. 

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

"Karena pengendalian politik di negara berkembang ini sangat dominan. Kalau misalnya politiknya ini politik yang baik, yang bagus, prosesnya baik, akan mendapati pemimpin-pemimpin yang baik juga," tegasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Miliki Sabu, Dua Pemuda Babahrot Abdya Ditangkap Polisi

Baca Selanjutnya

Rayakan Ultah ke-9, Hotel Gunawangsa Manyar Gelar Acara Bertajuk Growth and Shine

Tags:

partai politik Kendaraan Politik Universitas Brawijaya Pilkada 2024 pilkada Akademisi UB

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar