Grab Ungkap Alasan BHR Ojol Bervariasi, Kemnaker Minta Evaluasi

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Rahmat Rifadin

11 Apr 2025 10:46

Thumbnail Grab Ungkap Alasan BHR Ojol Bervariasi, Kemnaker Minta Evaluasi
Ilustrasi driver Grab. (Foto: Grab Indonesia)

KETIK, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar pertemuan untuk mengevaluasi pemberian Bantuan Hari Raya (BHR) oleh para penyedia layanan transportasi daring (ojol).

Pada pertemuan yang digelar, Kamis 10 April 2025, Kemnaker menyoroti pemberian BHR yang berbeda antar pengemudi ojol, dimana sebagian ada yang menerima nominal hingga Rp850 ribu. Namun, sebagian lainnya hanya Rp50 ribu, bahkan ada yang tidak menerima sama sekali.

Akibatnya banyak driver ojol yang meluapkan kekesalannya di media sosial akibat disparitas nominal BHR yang berbeda. Banyak yang merasa jika BHR yang diberikan tidak sesuai dengan kontribusi mereka.

Salah satu perwakilan aplikator yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Tirza Munusamy, Chief of Public Affairs Grab Indonesia. Tirza menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjalankan imbauan pemerintah terkait pemberian BHR kepada para mitra pengemudi.

Baca Juga:
Perkuat Daya Tahan Ekonomi di Tengah Tekanan Pendapatan, Gubernur Khofifah Bagi-Bagi Bensin Gratis untuk 200 Ojol

Dalam skema pemberian BHR Grab mengaku sudah memenuhi surat edaran dari pemerintah. Dalam surat edaran tersebut dijelaskan terdapat dua skema pemberian BHR yang pertama berdasarkan produktivitas para mitra dan kedua disesuaikan dengan kemampuan perusahaan.

"Grab memberikan nominal BHR yang bervariasi, dengan nominal tertinggi mencapai Rp1,6 juta untuk pengemudi roda empat dan Rp850 ribu untuk pengemudi roda dua," jelas Tirza, Kamis 10 April 2025.

"Langkah yang diambil Grab Indonesia telah sesuai dengan imbauan Presiden maupun surat edaran terkait," imbuhnya.

Tirza menambahkan dapat pemberian BHR kepada para mitra, Grab menghadapi pilihan yang sulit. Akhirnya Grab mengambil pilihan memberikan nominal besar namun hanya kepada sebagian kecil pengemudi, atau memberikan beberapa besaran BHR agar lebih banyak pengemudi yang dapat menerima.

Baca Juga:
Inflasi Kota Malang 0,34 Persen, Kenaikan Harga Komoditas Pangan Selama Lebaran jadi Pemicu

"Dan dalam hal ini kami pilih yang kedua karena Grab sendiri memberikan kepada lebih dari sekitar setengah juta mitra pengemudi. Jadi hampir 500.000 orang. Jadi kita inginnya supaya yang bisa dapat itu jumlahnya lebih banyak," tambahnya.

Dalam memberikan besaran BHR, Grab mempertimbangkan berbagai faktor seperti frekuensi pengantaran dalam sehari, konsistensi kinerja, hingga umpan balik positif dari pelanggan. Setiap perusahaan memiliki perhitungan tersendiri terkait pemberian BHR berdasarkan keaktifan dan produktivitas.

"Tapi utamanya adalah yang aktif dan produktif," pungkasnya.

Terkait mekanisme yang diambil oleh Grab tentu menimbulkan polemik tersendiri, dimana nasib para pengemudi yang mungkin memiliki tingkat keaktifan yang lebih rendah karena berbagai faktor, seperti kondisi kesehatan atau keterbatasan waktu.

Dengan pemberian BHR yang kecil hanya Rp50 ribu, tentu tidak berdampak signifikan terhadap pendapatan para driver ojol. Hal inilah yang menjadi perhatian utama dalam pertemuan antara Kemnaker dan para aplikator. (*)

Baca Sebelumnya

Tokoh Ulama Aceh Singkil: Masyarakat Tersayat Hatinya, Makam Ulama Besar Syekh Abdurrauf As-Singkili Disebut Berhala Palsu

Baca Selanjutnya

Penting! Panduan Lengkap Cara Aktifkan MFA ASN Digital untuk PNS dan PPPK

Tags:

Grab Ojol Kemnaker lebaran BHR Surat edaran Nominal

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar