KETIK, MALANG – Gista Alisa, gadis cantik asal Kedungkandang, Kota Malang, menegaskan bahwa kesiapan mental menjadi hal utama yang ia persiapkan saat mengikuti ajang Miss Grand Jawa Timur 2026.
Menurutnya, tekanan kompetisi dari tuntutan tampil maksimal di setiap tahap membuat mental yang kuat menjadi kunci, hingga akhirnya ia mampu tampil percaya diri dan meraih mahkota juara dan menjadi perwakilan Jawa Timur di kancah nasional.
Dalam sejarah Kota Malang, Gista Alisa menjadi perwakilan pertama dari Kota Malang yang bisa menembus ajang Miss Grand Jawa Timur 2026 dan menjadi perwakilan untuk level Nasional.
Tentunya dalam perjalanannya, Gista terus melewati masa-masa pelatihan yang ketat dan keras untuk bisa sampai di panggung gemilang dan mengenakan mahkota kebanggaan.
Gista mengungkapkan jika hal paling utama yang sudah ia siapkan adalah mental. Ia mengatakan persiapan mental sudah ia lakukan jauh hari sebelum mengikuti ajang Miss Grand Jawa Timur 2026.
Baca Juga:
Kejari Kota Malang 'Turun' ke Pasar Oro-Oro Dowo, Ingatkan Pedagang Waspadai Pinjol Ilegal!"Sebenernya karena di Beauty Pegeant itu kalo misalkan tau dunianya sedikit keras. Kita itu harus kuat mental. Jadi sebelum aku memutuskan untuk join Miss Grand, itu aku bener-bener harus siapin mental aku karena ajang ini kan skalanya besar ya dibandingkan ajang-ajang aku yang sebelumnya," ungkapnya.
Menurutnya, tidak semua orang bisa dipaksa untuk menyukainya. Karena itu, ia harus menyiapkan mental menghadapi berbagai kemungkinan. Gista menambahkan, kesiapan fisik masih bisa diasah seiring waktu, namun kesiapan mental harus dipersiapkan sejak jauh hari.
"Karena kan kita gak bisa maksain semua orang suka sama kita. Jadi dari situ aku harus siapin mental. Pokoknya sebelum join ini aku harus bener-bener siap. Kalo misalkan secara fisik kan masih bisa dipoles dengan berjalannya waktu tapi yang paling disiapin pertama itu adalah mental," jelas gadis berusia 19 tahun tersebut.
Sebagai anak bungsu dari enam bersaudara, ia mengatakan orang tua memiliki peran penting dalam memberi dukungan sekaligus mengingatkan bahwa ajang Miss Grand merupakan kompetisi besar yang membutuhkan kesiapan mental yang benar-benar matang.
Baca Juga:
Tinggal Tunggu Waktu, Program Angkutan Pelajar Gratis Kota Malang Segera Diluncurkan Mei 2026"Alhamdulillah orang tua selalu support, bener-bener selalu support. Terus kayak mama papa juga selalu nyampein. Ini tuh udah dari mama papa doang sih, dari tim juga. Ini tuh ajang skalanya besar. Jadi kamu harus siap," ujarnya.
Tak hanya itu, ia menyampaikan orang tua juga berperan mengontrol ambisinya untuk menang. Mereka selalu mengingatkan agar tidak terlalu menggebu-gebu, karena bisa membuatnya down jika hasilnya tidak sesuai harapan.
Gista mengaku sempat merasa down saat melihat finalis lain karena besarnya keinginan untuk menang. Namun, ia terus mengingat pesan orang tua agar tetap tenang dan tidak terlalu berambisi, karena jika memang rezeki, hasilnya tidak akan ke mana-mana.
Selama proses kompetisi, Gista pun berusaha menjalaninya dengan maksimal, tetap tenang, dan yakin bahwa jika sudah rezeki, kemenangan akan datang.
"Namanya kompetisi ya, aku tau sekarang emang kamu ngegebu-gebu buat menang. Kayak bisa dibilang ambisiku besar buat menang di ajang ini. Aku sempet kayak down gitu sempet karena ngelihat finalis lain, eh bagus juga ya. Itu sempet ngedown karena saking pengennya menang," tutur gadis cantik asal Malang tersebut.
"Tapi mama papa selalu bilang kayak apa-apa itu di-rem. Jangan terlalu nggebu-gebu gitu, direm karena nanti kalau misalkan hasilnya ternyata tidak sesuai ekspetasi kamu, itu bikin sakit hati, malah bikin kamu down. Jadi yaudah lah, dijalani aja, ngasih yang terbaik. Kalau misalkan emang rezeki, pasti dapat," imbuhnya.
Pada ajang Miss Grand Jawa Timur 2026, ia berhasil melaju hingga Top 6 dan kemudian masuk Top 3 dengan pikiran tetap tenang, hingga akhirnya meraih hasil yang diimpikan sebagai finalis yang akan mewakili Jawa Timur di tingkat nasional. (*)