KETIK, MALANG – Gista Alisa menempuh perjalanan panjang menuju panggung Miss Grand Jawa Timur 2026. Sejak kecil, ia sudah tertarik pada dunia modeling dan beauty pageant, meski sempat mendapat penolakan dari orang tuanya.

Dengan tekad dan kerja keras, perempuan cantik asal Kedungkandang, Kota Malang ini akhirnya berhasil membuktikan mimpinya hingga meraih mahkota prestisius tersebut, dan kini siap melangkah ke tingkat Nasional sebagai perwakilan Jawa Timur.

Gista Alisa mengungkapkan, orang tuanya sempat merasa khawatir dengan dunia modeling. Berbagai hal pun ditakutkan ketika sang putri ingin menapaki karier di bidang tersebut.

"Jadi sebenernya itu kemauan sendiri, karena memang dari kecil udah minat di modeling. Sebenernya kayak orang tua awalnya kurang setuju, kalau misalkan aku join modeling atau Beauty Pageant karena kan selain biasanya spend biayanya emang lumayan, juga kayak khawatir mungkin ya orang tua. Kan sering ada kejadian-kejadian yang nggak mengenakkan gitu kan di modeling," ungkap gadis yang akrab disapa Agis itu.

Nur Cholissana, ibu Gista Alisa, mengaku sempat menolak anaknya terjun ke dunia modeling karena khawatir salah pergaulan. Selain itu, faktor biaya juga menjadi pertimbangan hingga ia belum mengizinkan sang putri menekuni bidang tersebut.

Baca Juga:
Kejari Kota Malang 'Turun' ke Pasar Oro-Oro Dowo, Ingatkan Pedagang Waspadai Pinjol Ilegal!

"Memang karena ya itu tadi, saya takut anak saya nanti, ah nanti ikut pergaulan yang kayak gini, yang kayak gitu, itu kan macem-macem ya kayak. Jadi ya memang bener-bener, dulu nolak keras banget," ucap Nur Cholissana.

Gista Alisa asal Malang bersama sang ibu bercerita awal menapaki dunia modeling hingga menjadi perwakilan pada Miss Grand Indonesia 2026. (Foto: Dok. Ketik.com)

Sang ibu juga bercerita, saat awal meniti karier modeling, Gista sempat meminta makeup dari brand mahal. Namun, melihat usaha dan kesungguhan sang anak, Nur Cholissana akhirnya luluh menyaksikan perjuangan tersebut.

"Belum lagi dulu yang namanya rezeki itu kan kita gak tau kayak, aduh ini pasti mahal kayak gitu. Terus di saat udah ikut kelas modeling kayak gitu, terus mau ada kompetisi kayak gitu. Lalu, dia bilang, mah makeupnya minimum harus brand yang lumayan mahal," cerita sang ibu.

Baca Juga:
Tinggal Tunggu Waktu, Program Angkutan Pelajar Gratis Kota Malang Segera Diluncurkan Mei 2026

Namun, Gista Alisa terus melangkah dengan tekad kuat hingga meraih berbagai prestasi membanggakan. Dari situ, orang tuanya mulai percaya bahwa sang putri serius menekuni karier yang telah dipilih.

Gista juga bercerita, saat awal mengikuti ajang kecantikan ia melakukannya diam-diam tanpa sepengetahuan sang ibu. Ia mengaku akan tetap menjalani hal-hal positif yang disukainya meski sempat tidak mendapat izin, sekaligus membuktikan kepada ibunya bahwa ia mampu menjaga diri.

"Aku tipe anaknya kayak gitu kak. Kalau misalkan mama gak bolehin, tapi aku suka, selagi hal itu positif yaudah aku terobos aja. Misal mama kan bilang, di model itu bahaya, blablabla. Enggak kok aku bisa jaga diri, aku harus buktiin ke mama, aku bisa jaga diri dan ternyata pas mama tau hasilnya, gak mungkin dong mama menolak," jelas Miss Grand Jawa Timur 2026 tersebut.

Nur Cholissana juga menyebut, Gista memiliki karakter yang justru semakin ingin mencoba saat dilarang, selama hal itu positif, sama seperti dirinya. Karena itu, Gista mampu menunjukkan hasil yang baik dalam kariernya hingga membuat orang tuanya luluh dan bangga.

"Ya gimana lo liat perjuangannya anak, terus akhirnya kayak gak nyangka juga sih. Kok jadi ini, tiga besar ke Jatim, kok bisa jadi Miss Teen Indonesia, Miss Teen Grand Indonesia 2024, Secara otomatis kan mewakili Indonesia dan Jawa Timur juga kan, kayak gitu. Jadi yaudah deh lanjut," tutur ibu 6 anak tersebut.

Kariernya di ajang kecantikan dimulai pada 2022 saat Gista mulai mencoba mengikuti beauty pageant. Pada 2023, ia berhasil menembus tiga besar saat placement dan beberapa kali kembali masuk top 3 di berbagai ajang serupa.

Di akhir 2024, alumni SMK Putra Indonesia Malang itu memutuskan untuk berhenti sejenak pada 2025 guna beristirahat dan mempersiapkan diri menghadapi ajang yang lebih besar. Hingga akhirnya pada 2026, ia mendaftar Miss Grand Jawa Timur yang dibuka pada Februari dan berhasil lolos sebagai finalis.

Gadis berusia 19 tahun itu juga bercerita, sejak awal mengikuti ajang kecantikan ia berangkat secara mandiri, meski tetap dalam pantauan orang tua. Sang ibu mengungkapkan, saat pertama kali ke Jakarta, Gista terus melakukan video call sambil menangis untuk memastikan prosesnya hingga berada di dalam pesawat.

"Saya, jujur saya, saya kan tipe cewek mandiri dan fighter juga pas mudanya ya. Jadi, saya menerapkan ke anak-anak saya, meskipun anak saya cewek, kemana-mana harus mandiri. Gak boleh ngalem (manja)," ujar Nur Cholissana.

"Waktu pertama kali naik pesawat ke Jakarta, di bandara, VC (video call), nangis, ini harus kemana, ini harus kemana, VC, gak berhenti. Udah dilepas tapi tetap diupdate kayak video call di mana. Habis itu wajib update, foto, semuanya," imbuhnya.

Gista menuturkan, saat itu ia masih berusia 14 tahun yang belum pernah ke Jakarta dan pertama kali menggunakan transportasi pesawat, sehingga ia agak kebingungan.

"Kan aku benar-benar gak ngerti ya, di Soekarno-Hatta, segede itu sendirian. Umur 17 tahun, pertama kali ke Jakarta sendirian. Setelah itu udah berani sendiri. Pokoknya udah tau, udah berani," tutur gadis cantik kelahiran 2006 tersebut.

"Dulu waktu SMP itu juga ke Surabaya sendiri, ya umur 14 tahun. Ke Surabaya sendiri naik kereta. itu juga gitu, yang penting update ke Mama, ini kemana, ini kemana. Nanti Mama bilang ke loket, terus nanya siapa, gitu. Benar-benar fight sendirian," tambahnya.(*)