KETIK, SLEMAN – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Sleman berkomitmen melakukan pembenahan internal demi meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor agraria.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan strategis antara jajaran pejabat Kantah Sleman dengan pengurus Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kabupaten Sleman yang berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026.
Pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantah Sleman, Andi Reza Fitrian Eru Setiawan, SH MH, dengan didampingi jajaran pejabat strukturalnya. Menurut Andi Reza, kolaborasi dengan mitra kerja strategis seperti IPPAT menjadi kunci utama dalam mengevaluasi sekaligus mengurai sumbatan birokrasi pertanahan di lapangan.
"Kami mohon dukungan dari seluruh pihak, termasuk IPPAT Kabupaten Sleman, untuk bersama-sama melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan," ujar Andi Reza, dikutip dari medsos Kantah Sleman.
Ia juga meminta ruang dan waktu dari publik untuk menuntaskan proses pembenahan internal yang tengah berjalan.
Baca Juga:
Sinergi Budaya dan Alam: Wabup Sleman Awali Prosesi Lampah Dalu Merapi dengan Tanam Beringin Putih"Berikan kami waktu dan ruang untuk melakukan pembenahan yang diperlukan sehingga pelayanan pertanahan di Kabupaten Sleman dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tuturnya, Rabu, 17 Juni 2026, menambahkan.
Menyerap Aspirasi dan Komitmen Kemitraan
Disebutkan, forum koordinasi ini dimanfaatkan kedua belah pihak untuk saling melempar masukan, saran, serta pandangan kritis terkait implementasi layanan pertanahan. IPPAT Sleman, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam pengurusan akta tanah, memposisikan diri sebagai mitra yang siap mengawal transparansi pelayanan.
Merespons upaya bersih-bersih dan peningkatan performa Kantah Sleman, pengurus IPPAT Sleman menyatakan dukungan penuhnya. Mereka berkomitmen untuk menjaga jalur komunikasi dan koordinasi yang konstruktif demi terciptanya kepastian hukum serta efisiensi birokrasi.
Baca Juga:
Kreatif dan Ramah Lingkungan, Warga Sleman Sulap Besek Bekas Bungkus Daging Kurban untuk Tanam BrambangDi akhir pertemuan, kedua belah pihak menegaskan kembali pakta integritas bersama secara informal. Baik Kantah maupun IPPAT Sleman sepakat untuk memperkuat sinergi demi mewujudkan ekosistem pelayanan pertanahan yang profesional, akuntabel, dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. (*)