Gamelan dan Wayang Jadi Media Pembelajaran Favorit di London

Jurnalis: Naufal Ardiansyah
Editor: Marno

2 Jun 2023 07:40

Headline

Thumbnail Gamelan dan Wayang Jadi Media Pembelajaran Favorit di London
Siswa di London antusias belajar gamelan. (Foto: Kemendikbudristek)

KETIK, JAKARTA – Kesenian Gamelan dan Wayang menjadi media pembelajaran yang diminati oleh guru dan siswa di London, Inggris. Kabar baik ini sekaligus mengingatkan anak muda Indonesia untuk semakin mencintai warisan budaya leluhur.

“Gamelan diterima sangat baik oleh para murid, guru, dan orang tua. Anak-anak begitu antusias saat pertama kali melihat perangkat gamelan," Aris Daryano, diaspora dan pelaku budaya Indonesia di London.

Aris adalah budayawan yang berjasa menelurkan gagasan education based people-to-people diplomacy di London. Berkat kreativitas dan ketekunannya, Aris telah berpengalaman mengajarkan gamelan dan wayang untuk masyarakat dari berbagai usia di Inggris.

Selain belajar bermain gamelan, para murid juga membuat prakarya dari kertas yang menampilkan beberapa tokoh wayang dalam cerita, seperti tokoh hewan mitologi Nusantara.

Baca Juga:
Kacab Dindik Pacitan Tegaskan Tak Ada Alasan Sekolah Menahan Ijazah Siswa

“Pihak sekolah sangat mengapresiasi inisiatif ini karena konten pembelajaran gamelan dan wayang selaras dengan kurikulum kami,” ungkap Holly Schow selaku guru kelas.

Dalam proyek ini, para murid juga berkesempatan untuk belajar beberapa konsep yang relevan dengan mata pelajaran mereka, seperti desain dan teknologi melalui pembuatan wayang dari kertas, sains melalui pengaturan cahaya dan bayangan pada layar, storytelling melalui cerita rakyat nusantara, geografi, musik, drama, dan seni rupa.

Selain itu, proyek yang diikuti para murid menurut Aris dapat membangun kesadaran berbudaya (cultural awareness), sebagai modal menjadi masyarakat dunia (global citizen) di kemudian hari.

“Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan semakin banyak sekolah dan murid yang dapat berpartisipasi,” ucap Aris Daryono.

Baca Juga:
Kreatif! Kapolsek Kediri Kota Jadi Dalang Wayang Kardus Demi Edukasi Tertib Lalu Lintas

Salah satu contoh antusiasme siswa kepada wayang dan gamelan adalah para siswa Sekolah Dasar (SD) St. Matthew’s School. Mereka tampil memukau di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London pada Kamis (25/5/2023).

Mereka membawakan cerita khas Indonesia dalam sebuah kemasan pertunjukan yang menggabungkan unsur kesenian seperti wayang, gamelan, dan cerita rakyat.

Selama sekitar satu jam, para murid kelas 6 SD tersebut menampilkan cerita yang diadaptasi dari legenda Roro Jonggrang.

Dengan memanfaatkan permainan gamelan dan wayang, kegiatan program diplomasi seni dan budaya “Indonesia Goes to School”, makin diminati sekolah-sekolah di London.

Kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan nilai budaya Indonesia ke sekolah-sekolah di London ini berguna untuk memperkenalkan seni dan budaya Indonesia dan mengintegrasikan ragam muatan edukatif.

Selain itu, alur cerita yang menarik dalam pertunjukan mengandung muatan pembelajaran yang menggabungkan unsur sains, geografi, bahasa, sejarah, dan ecotourism.

Para guru dan orang tua murid yang hadir pada kesempatan ini mengaku senang sekaligus bangga menyaksikan kebolehan anak-anak mereka.

“Anak-anak ini hanya berlatih lima hari, itupun tidak sampai dua jam perhari. Namun mereka mampu mementaskannya dengan baik dan menyerap wawasan tentang Indonesia dengan cepat,” tambah Aris.

Salah satu murid, Skylah menyampaikan pengalamannya. “Belajar gamelan membuatku tahu lebih banyak tentang Indonesia,” ujarnya.

Sementara murid lainnya, Thomas, menyenangi gamelan karena keindahan suaranya. “Aku sangat suka gamelan, suaranya menenangkan hati. Aku senang sekali bisa belajar bermain gamelan,” tambah Thomas.

Di akhir acara, para orang tua sangat antusias berinteraksi dengan para murid dan pengajar. Mereka menanyakan banyak hal terkait gamelan dan pengalaman anak-anak mengikuti proyek ini.

Melalui program Indonesia Goes to School diharapkan komunitas internasional di Inggris semakin mengenal seni dan budaya Indonesia yang bermuara pada citra positif Indonesia di mata masyarakat global.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI London, Khairul Munadi, menyebutkan bahwa pihaknya akan terus mendorong pengenalan seni dan budaya Indonesia ke sekolah-sekolah di Inggris dan Irlandia. Seperti mengenalkan wayang dan gamelan sebagai media pembelajaran interaktif.

“Semoga, ke depan, program ini bisa menjangkau lebih banyak sekolah di seantero Inggris dan Irlandia,” pungkas Khairul. (*)

Baca Sebelumnya

Hari Pertama Jemaah Haji ke Makkah dari Madinah, Miqat di  Bir Ali Lancar

Baca Selanjutnya

4 Rekomendasi Rafting Akhir Pekan, No 4 Penuh Misteri

Tags:

london Gamelan Wayang Kemendikbudristek

Berita lainnya oleh Naufal Ardiansyah

Arum Sabil Apresiasi Kepala BGN Tinjau Langsung Dapur MBG di Jember

16 April 2026 12:09

Arum Sabil Apresiasi Kepala BGN Tinjau Langsung Dapur MBG di Jember

Tanam Black Thorn di Padepokan HM Arum Sabil Jember, Kepala BGN Dadan Indayana Tebarkan Semangat Kemandirian Pangan

16 April 2026 11:40

Tanam Black Thorn di Padepokan HM Arum Sabil Jember, Kepala BGN Dadan Indayana Tebarkan Semangat Kemandirian Pangan

Muhsin Budiono Tuai Pujian di Forum Global Australia, Kenalkan ARDENT Followership Versi Asia

4 April 2026 22:58

Muhsin Budiono Tuai Pujian di Forum Global Australia, Kenalkan ARDENT Followership Versi Asia

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

2 April 2026 18:44

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

2 April 2026 18:34

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

Keren! Pramuka Jatim Gagas Konversi Limbah Dapur MBG Jadi Biogas dan Pupuk Organik

1 April 2026 20:57

Keren! Pramuka Jatim Gagas Konversi Limbah Dapur MBG Jadi Biogas dan Pupuk Organik

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H