FSPPB Ungkap Penyebab Harga Avtur di Indonesia Lebih Mahal dari Singapura

Jurnalis: Muhammad Faizin
Editor: Naufal Ardiansyah

19 Sep 2024 21:55

Thumbnail FSPPB Ungkap Penyebab Harga Avtur di Indonesia Lebih Mahal dari Singapura
Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar.

KETIK, JAKARTA – Keluhan CEO AirAsia, Tony Fernandes soal mahalnya harga avtur di Indonesia, memantik aspek lain dalam tata niaga bahan bakar pesawat tersebut. 

Keluhan Tony Fernandes itu bahkan juga sudah dibahas serius dengan Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan. Bahkan, disebut-sebut harga avtur di Indonesia menjadi yang termahal di Asia Tenggara. 

Hal itu kemudian menjadi perdebatan di masyarakat. Beredar anggapan bahwa avtur menjadi penyebab tarif penerbangan di Indonesia yang dianggap mahal. 

Pihak Pertamina langsung buka suara. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari membantah bahwa harga avtur Pertamina di Indonesia mahal

Baca Juga:
Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

"Harga publikasi Avtur di Indonesia bisa dikatakan cukup kompetitif. Nilai kompetitif harga publikasi avtur milik Pertamina juga setara dan lebih rendah bila dibandingkan dengan harga publikasi per liter di negara yang memiliki kemiripan lanskap geografis," ujar Heppy dalam pernyataan tertulisnya, Minggu, 8 September 2024.

Hal senada juga diungkapkan Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar yang membantah anggapan bahwa harga avtur Pertamina disebut tidak kompetitif. 

Arie juga membantah bahwa harga avtur Pertamina yang mahal sebagai biang keladi harga tiket penerbangan yang tinggi.

"Terkait harga avtur, kita melihat ada suatu upaya dari kepentingan global yang berupaya masuk ke pasar Indonesia. Sehingga isu avtur ini selalu menjadi isu yang di recycle terus," ungkap Arie, Rabu, 18 September 2024.

Baca Juga:
Kanwil DJP Jabar II Kolaborasi dengan Pemkab Indramayu, Optimalisasi Penerima Pajak Tahun 2026

Arie menjelaskan, ada banyak komponen yang menyebabkan tarif pesawat menjadi mahal. Yang utama adalah tarif pajak. 

Adapun avtur dinilai bukan menjadi komponen terbesar dalam terbentuknya harga tiket pesawat. 

Selain itu, kondisi geografis dan rumitnya jalur distribusi di Indonesia juga menjadi penyumbang biaya-biaya tambahan dari harga avtur.

"Kalau kita bandingkan dengan harga avtur di Singapura, maka hal itu jelas berbeda. Karena di sana distribusi hanya perlu lewat jalur pipa saja. Sedangkan di Indonesia harus didistribusikan dengan menggunakan kapal," papar Arie. 

Lebih lanjut, Arie juga mengkritik kebijakan Holdingisasi Pertamina yang dinilai justru membuat proses distribusi avtur dan BBM tidak efisien.

Selain itu, di Indonesia, masih terdapat biaya tambahan untuk distribusi Avtur karena Pertamina masih harus meng-cover biaya distribusinya sampai ke pelosok-pelosok.

"Apalagi dengan pajak-pajak yang bertumpuk. Di negeri ini komponen pajaknya berlipat ganda, tidak seperti di Singapura. Sehingga jika disebut Singapura lebih murah, ya memang murah karena di sana tidak ada pajak," pungkas Arie. (*)

Baca Sebelumnya

Oknum Polisi Tabrak Pejalan Kaki di Sampang Madura hingga Tewas

Baca Selanjutnya

Unggul 98% di Polling Online Pilbup Malang, Bapaslon Salaf Tak Jumawa

Tags:

Avtur Pertamina CEO AirAsia Tony Fernandes FSPPB Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Arie Gumilar Pajak

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

15 April 2026 05:08

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H