Fahri Hamzah Ungkap Ritme dan Strategi Prabowo Tingkatkan Kinerja Kabinet

Jurnalis: Surya Irawan
Editor: Mustopa

18 Apr 2026 21:35

Thumbnail Fahri Hamzah Ungkap Ritme dan Strategi Prabowo Tingkatkan Kinerja Kabinet
Wakil Ketua Umum Partai Gelora sekaligus Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Fahri Hamzah dalam Dalam wawancara program Gaspol! di kanal YouTube Kompas.com pada Jumat 17 April 2026 (Foto: Tangkapan Layar Program Gaspol!)

KETIK, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Indonesia Fahri hamzah mengungkap ritme kerja pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto kian cepat.

Tuntutan kinerja yang dibangun Presiden Prabowo Subianto, menurut Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman melampaui kebiasaan pemerintahan sebelumnya.

Sebab, ukuran keberhasilan bukan lagi sekadar proses administratif, melainkan hasil konkret yang bisa dirasakan langsung.

Dalam wawancara program Gaspol! di kanal YouTube Kompas.com pada Jumat 17 April 2026,  Fahri menegaskan,  bahwa standar kerja yang diterapkan Prabowo menuntut para pembantunya bergerak cepat sekaligus presisi dalam mengeksekusi kebijakan.

Baca Juga:
HKTI Diskusi dengan Kementan Soal Hasil Panen Kedelai

“Tuntutan untuk menjadi eksekutornya Pak Prabowo jauh lebih tinggi daripada presiden yang lain, karena standar Pak Prabowo sudah tinggi,” ujar Fahri dikutip Sabtu 18 April 2026.

Ia menggambarkan, pendekatan tersebut menitikberatkan pada akuntabilitas berbasis hasil.

Para menteri dan pejabat pemerintah dituntut menghadirkan capaian terukur dalam waktu relatif singkat, bukan sekadar menyusun laporan atau menjaga loyalitas politik.

Kesempatan tersebut, Fahri Hamzah juga menyinggung keengganan Presiden Prabowo terhadap praktik laporan yang tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Baca Juga:
Gelar Haflah, Adian Husaini Sebut Dai DDII Telah Tersebar hingga Pelosok Indonesia

Menurut dia, budaya kerja yang dibangun menghindari apa yang ia sebut sebagai ‘asal bapak senang,’ termasuk penyampaian data yang tidak akurat.

“Presiden ingin semua bergerak cepat dan menghasilkan. Dia tidak ingin menterinya hanya ‘omon-omon’ atau melaporkan data palsu demi ‘asal bapak senang,” kata Wakil Ketua DPR RI Periode 2014–2019 ini.

Dalam kerangka itu, evaluasi kinerja dilakukan secara ketat dan berkelanjutan. Setiap kementerian, kata Fahri, berada dalam tekanan untuk memastikan program-program pemerintah benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.

Ia menambahkan, gaya kepemimpinan Prabowo cenderung langsung dan berorientasi pada eksekusi.

Indikator keberhasilan, menurut Fahri, kini lebih banyak ditentukan oleh dampak kebijakan di lapangan ketimbang sekadar tahapan proses birokrasi.

“Yang dilihat sekarang adalah hasil akhirnya, apakah kebijakan itu benar-benar bekerja. Menurut saya negara sudah tertib, kira-kira gitu dan kita jangan rusak lagi yang sudah tertib ini, kira-kira begitu. Dan, jadwal politik udah selesai," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Fahri, biarkan negara ini punya jadwal  yang kaitannya dengan pelayanan negara kepada rakyatnya.

Bahkan pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo, cenderung ingin membuat penyederhanaan sekarang, supaya rakyat juga bisa punya jadwal.

"Yang pengen sekolah, urus beasiswanya dan juga semua disiapkan oleh Pak Prabowo. Semua ada, sekarang anak-anak diurus gizinya, sekolahnya diatur," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

6 Rekomendasi Coffee Shop Kalcer di Jalan Tunjungan Surabaya, Spot Nongkrong Estetik Anak Muda

Baca Selanjutnya

Lantik Pengurus IDI 2025–2028, Plt Bupati Tulungagung Titipkan Beberapa Poin Prioritas

Tags:

#FahriHamzah #BeritaJakarta #InfoJakarta #PartaiGelora #PrabowoSubianto #RitmeKinerja #KabinetMerahPutih

Berita lainnya oleh Surya Irawan

Fahri Hamzah Ungkap Ritme dan Strategi Prabowo Tingkatkan Kinerja Kabinet

18 April 2026 21:35

Fahri Hamzah Ungkap Ritme dan Strategi Prabowo Tingkatkan Kinerja Kabinet

HKTI Diskusi dengan Kementan Soal Hasil Panen Kedelai

18 April 2026 20:06

HKTI Diskusi dengan Kementan Soal Hasil Panen Kedelai

Panen Perdana, Kwarnas Pilih Kedelai untuk Kurangi Ketergantungan Impor

18 April 2026 19:14

Panen Perdana, Kwarnas Pilih Kedelai untuk Kurangi Ketergantungan Impor

Tekan Biaya dan Tenaga Kerja, Rumah Modular ini Cocok untuk Huntara Pasca Bencana

17 April 2026 16:29

Tekan Biaya dan Tenaga Kerja, Rumah Modular ini Cocok untuk Huntara Pasca Bencana

MAKI Kembali Tagih Janji KPK Tahan Dua Tersangka Korupsi CSR BI

15 April 2026 15:11

MAKI Kembali Tagih Janji KPK Tahan Dua Tersangka Korupsi CSR BI

Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

14 April 2026 07:40

Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda