KETIK, MALANG – Dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, operasional Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma ditutup sementara. Akibatnya, berdampak langsung terhadap penerbangan termasuk rute dari Jakarta menuju Malang maupun sebaliknya.

Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Purwo Cahyo Widhiatmoko mengatakan, bahwa ada lima penerbangan rute Jakarta - Malang - Jakarta yang dilayani oleh maskapai Batik Air serta Citilink. 

"Sebagai dampak abu vulkanik Anak Gunung Krakatau, maka tadi pagi ada 3 penerbangan baik dari Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma dibatalkan. Terdiri 2 dari maskapai Batik Air dan 1 dari maskapai Citilink," jelasnya kepada Ketik.com, Minggu, 6 September 2026. 

Sedangkan, dua penerbangan lainnya berstatus masih menunggu perkembangan. Keduanya berasal dari maskapai Batik Air dan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta maupun Halim Perdanakusuma.

Diketahui, 2 penerbangan itu yaitu ID7583 berangkat dari Halim Perdanakusuma dan direncanakan tiba di Bandara Abdulrachman Saleh sekitar pukul 12.55 WIB. Sedangkan ID 6564 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dan direncanakan tiba di Bandara Abdulrachman Saleh pada pukul 14.25 WIB.

Baca Juga:
Minim Penumpang, Rute Malang - Lombok di Bandara Abdulrachman Saleh Malang Dihentikan Sementara

"Namun, perkembangan terbaru yang kami terima pada siang ini. Keseluruhan atau kelima penerbangan tersebut mengalami pembatalan atau dicancel semua," terangnya.

Meski terjadi pembatalan penerbangan, namun pria yang akrab disapa Cahyo ini menyampaikan tidak terjadi penumpukan penumpang di Bandara Abdulrachman Saleh. Saat ini, para penumpang sedang melakukan penjadwalan ulang (reschedule) atau pengembalian biaya (refund).

"Tidak ada penumpukan penumpang. Sekarang mereka sedang dilayani oleh masing-masing maskapai untuk reschedule maupun refund," ungkapnya. 

Terkait jumlah penumpang yang terdampak dengan adanya pembatalan ini, pihaknya belum bisa menyampaikan lebih lanjut. Karena masih dilakukan pendataan dan hasilnya akan keluar pada sore nanti. 

Baca Juga:
Persiapan Mudik 2026, Bandara Abd Saleh Belum Terima Pengajuan Extra Flight

"Ini masih dicek (jumlah penumpang dari Malang menuju Jakarta yang terdampak dengan adanya pembatalan penerbangan). Mungkin sore nanti baru ada datanya," tambahnya. 

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan bahwa sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan tidak mengarah ke wilayah Bandara Abdulrachman Saleh. 

"Tidak ada (tidak mengarah ke Bandara Abdulrachman Saleh). Namun, kami tetap melakukan pemantauan secara berkala," tandasnya. (*)