Era Cashless, Sedekah Tanpa Uang Tunai Tetap Bernilai Ibadah

5 Maret 2026 00:15 5 Mar 2026 00:15

Thumbnail Era Cashless, Sedekah Tanpa Uang Tunai Tetap Bernilai Ibadah

Ilustrasi Animasi dan pembayaran QRIS. (Design: Maulidya Hanin Najahah/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Ramadan selalu identik dengan peningkatan ibadah sosial seperti zakat, infak, dan sedekah. Namun di tengah perkembangan teknologi finansial, cara masyarakat berbagi kini mengalami perubahan besar. Jika dulu kotak amal dan uang tunai menjadi andalan, kini cukup dengan memindai kode QR, sedekah dapat langsung tersalurkan dalam hitungan detik.

Transformasi ini tidak lepas dari perluasan penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Dalam berbagai laporan resminya, Bank Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan transaksi QRIS secara tahunan, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Digitalisasi sistem pembayaran terus kami dorong untuk memperluas inklusi keuangan dan mendukung kemudahan transaksi masyarakat,” ucap Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Bank Indonesia, 4 Maret 2026.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa sistem pembayaran digital kini telah merambah berbagai sektor, termasuk aktivitas keagamaan.

Fenomena ini terlihat jelas di banyak masjid yang kini menyediakan kode QRIS di area pintu masuk maupun dekat kotak amal. Jamaah cukup membuka aplikasi mobile banking atau dompet digital, memindai kode, dan nominal sedekah langsung tercatat otomatis. Selain praktis, sistem ini dinilai lebih transparan karena dana masuk langsung ke rekening resmi pengelola masjid tanpa proses penghitungan manual.

Tak hanya di masjid, tren donasi online juga meningkat selama Ramadan. Lembaga zakat dan filantropi menyediakan kanal pembayaran digital melalui situs resmi maupun aplikasi.,

Meski metode berubah, esensi ibadah tetap sama. Para ulama menegaskan bahwa nilai sedekah terletak pada niat dan keikhlasan, bukan pada cara penyalurannya. Selama dana sampai kepada yang berhak dan dilakukan dengan aman serta bertanggung jawab, teknologi justru menjadi sarana memperluas kebaikan.

Ramadan di era cashless menunjukkan bahwa tradisi berbagi tidak luntur oleh modernisasi. Sebaliknya, teknologi menghadirkan kemudahan, transparansi, dan jangkauan yang lebih luas. Sedekah mungkin tak lagi berbentuk lembaran uang yang dimasukkan ke kotak amal, tetapi semangat kepedulian dan keberkahan tetap menjadi ruh utama di bulan suci. (*)

Tombol Google News

Tags:

Ramadan sedekah Cashless ibadah puasa Era Digital