May Day 2026 di Bojonegoro Jadi Ajang Perkuat Hubungan Industrial

1 Mei 2026 22:46 1 Mei 2026 22:46

Sukiman, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail May Day 2026 di Bojonegoro Jadi Ajang Perkuat Hubungan Industrial

Wakil Bupati Bojonegoro, Hj. Nurul Azizah memberikan sambutan Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat, 1 Mei 2026. (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro)

KETIK, BOJONEGORO – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada Jumat, 1 Mei 2026, di Kabupaten Bojonegoro berlangsung berbeda.

Momentum ini menjadi ajang penguatan hubungan industrial antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah.

Kegiatan digelar di halaman Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro dengan diikuti sekitar 170 peserta.

Mereka terdiri dari unsur serikat pekerja, pengusaha, hingga komunitas ojek online yang kini menjadi bagian dari ekosistem ketenagakerjaan modern.

Dengan mengusung semangat kebersamaan, peringatan May Day tahun ini menegaskan pentingnya kolaborasi tripartit dalam menciptakan iklim kerja yang sehat dan berkelanjutan.

Kondisi ketenagakerjaan di Bojonegoro menunjukkan tren positif.

Dalam beberapa tahun terakhir, angka perselisihan hubungan industrial menurun, sementara perlindungan dan kesejahteraan pekerja meningkat melalui berbagai program jaminan sosial ketenagakerjaan.

May Day 2026 juga diisi dengan sejumlah kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, operasi pasar murah, bazaar UMKM, stand penjualan telur Gayatri, penyerahan klaim BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis, serta legalisasi organisasi dan akta notaris bagi komunitas ojek online.

Dalam forum tersebut, para pekerja menyampaikan enam aspirasi utama kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Di antaranya kepastian kerja termasuk penolakan PHK, tuntutan upah layak agar kompetitif dengan daerah sekitar seperti Tuban dan Lamongan, serta pemberantasan rokok ilegal.

Selain itu, pekerja juga meminta evaluasi Perda Kawasan Tanpa Rokok agar tidak berdampak pada pelaku usaha kecil, revisi aturan jaminan pensiun khususnya PP Nomor 45 Tahun 2015 terkait usia manfaat, serta percepatan pencairan bantuan langsung tunai bagi buruh.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti berbagai aspirasi tersebut.

“Peringatan Hari Buruh bukan sekadar simbol, tetapi menjadi ruang dialog untuk mencari solusi nyata bagi kesejahteraan pekerja,” ujarnya.

Semangat “Merajut Harmoni, Menjemput Sejahtera” terasa kuat dalam peringatan May Day tahun ini.

Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menjadi fondasi pembangunan industri yang berdaya saing sekaligus berpihak pada kesejahteraan pekerja.(*)

Tombol Google News

Tags:

Momen Hari Buruh Memberikan Tanggapan Aspirasi Positif May Day Bojonegoro Hari Buruh 2026 Nurul Azizah Bojonegoro Disperinaker Bojonegoro Buruh Bojonegoro info bojonegoro berita bojonegoro