KETIK, MALANG – Adhi Darma Sisworo harus menjalani hidup serba pas-pasan bersama istri dan empat anaknya di Jalan Sunan Kalijogo RT 05 RW 02, Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Rumah yang sebelumnya hanya tertutup banner di sebagian besar sisinya itu kini telah direnovasi menjadi lebih layak huni.
Adhi, yang sebelumnya bekerja sebagai satpam, berhasil mendapatkan bantuan bedah rumah dari Pramuka Jawa Timur. Ia menceritakan bahwa sebelum mendapatkan bantuan tersebut, dirinya dan keluarga harus tidur berdesakan dalam ruang yang sangat terbatas.
Ia memanfaatkan ruang tamu sebagai tempat tidur bagi keluarganya. Sementara itu, bagian ruangan lainnya hanya dipisahkan menggunakan banner dan kain seadanya. Mereka pun harus menahan dingin karena lantai rumah masih berupa tanah.
"Untuk ruangan, kami hanya terbagi menjadi dua bagian. Ruang tidur utama sekaligus tempat menyimpan lemari pakaian digunakan untuk seluruh anggota keluarga, sementara tempat tidur anak-anak menyatu dengan dapur dan kamar mandi tanpa sekat yang memadai," ujarnya, Kamis, 25 Juni 2026.
Saat hujan turun, Adhi dan keluarganya harus menghadapi genangan air yang masuk ke dalam rumah. Ia mengaku kerap mencari cara untuk meminimalkan kebocoran yang terjadi di rumahnya.
Baca Juga:
Konser Musik hingga Fun Run, PHRI: Event Besar Jadi Kunci Tingkatkan Kunjungan ke Malang"Kalau hujan, sebagian ruangan, terutama di bagian belakang, tergenang air. Namun, tidak terlalu lama karena penyerapan tanah cukup baik. Untuk kebocoran, biasanya kami siasati agar tidak semakin parah," lanjutnya.
Demi memberikan kenyamanan bagi anak bungsunya yang masih bayi, anak-anak yang lebih besar terpaksa mengalah dengan tidur di bagian luar rumah. Sementara itu, ruang tamu dan dapur menyatu tanpa sekat permanen sehingga seluruh aktivitas keluarga berlangsung di area yang sangat terbatas.
"Untuk istirahat dan tidur, kami harus berbagi tempat. Ada yang tidur di dalam dan ada yang di luar. Saya juga memiliki bayi, sehingga kakak-kakaknya berinisiatif tidur di luar," tuturnya.
Melalui program bedah rumah tersebut, Adhi yang kini bekerja serabutan akhirnya mendapatkan rumah dengan kondisi yang lebih layak. Rumah barunya kini memiliki satu kamar tidur, satu kamar mandi, serta dapur yang menyatu dengan ruang tamu.
Baca Juga:
Cetak Relawan Kemanusiaan, Pramuka Kota Malang Buka Rekrutmen Brigade Penolong"Sebenarnya rekan-rekan Pramuka Kwartir Cabang Kota Malang yang melakukan survei terkait program bedah rumah dari Kwartir Daerah Jawa Timur. Saya sendiri sebenarnya tidak memiliki ekspektasi untuk menerima bantuan ini, tetapi berkat kegigihan rekan-rekan Kwartir Cabang, pembangunan rumah ini bisa terlaksana dan saat ini progresnya sudah mencapai sekitar 75 persen," pungkasnya.