Dua Warga Dilaporkan Hilang Akibat Banjir, Bupati Situbondo Naikkan Level Jadi Tanggap Darurat

8 Maret 2026 19:10 8 Mar 2026 19:10

Thumbnail Dua Warga Dilaporkan Hilang Akibat Banjir, Bupati Situbondo Naikkan Level Jadi Tanggap Darurat

Bupati Situbondo pakai topi ketika tinjau rumah warga yang terdampak banjir di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Minggu 8 Maret 2026 (Foto: Heru Hartanto/Ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Dua orang dilaporkan hilang akibat banjir yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Situbondo pada Sabtu 7 Maret 2026. Keduanya, bernama Tohari (40), warga Desa Patemon dan Jaelani (40), warga Desa Sumberanyar, Jatibanteng, Kabupaten Situbondo.

Menurut informasi yang dihimpun Ketik.com, sebelum hilang, Tohari dikabarkan sedang mencari rumput di sawah, kemudian sungai desa tersebut meluap. Sedangkan, Jaelani dikabarkan hilang usai panen jagung di ladangnya.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menaikkan status bencana banjir dan angin puting beliung akibat cuaca ekstrem menjadi tanggap dalurat.

“Kita menaikkan status tanggap dalurat karena dinilai dampaknya semakin meluas dan semakin membahayakan warga,” kata Bupati Situbondo.

Menurut Mas Rio, levelnya dinaikan karena sudah membahayakan masyarakat. Dilaporkan ada dua orang di dua desa berbeda di Kecamatan Jatibanteng yang hilang.

“Bencana yang terjadi pada Sabtu 7 Maret 2026 malam memiliki dampak lebih besar dibandingkan banjir yang terjadi pada 21 Januari 2026 lalu. Banjir saat ini dibarengi dengan angin puting beliung,” kata Bupati Situbondo ketika meninjau korban banjir di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Timbul Harjanto, mengatakan bahwa banjir yang melanda 8 kecamatan di Kabupaten Situbondo ini akibat curah hujan dengan intensitas tinggi.

Bencana alam banjir dan angin puting beliung ini terjadi di Kecamatan Banyuglugur, Besuki, Jatibanteng, Mlandingan, Bungatan, Kendit, Situbondo, dan Suboh.

Akibat bencana tersebut aktivitas masyarakat lumpuh dan Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak serta mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik.

Selain itu, petugas juga melakukan pendataan terhadap warga terdampak serta mengevakuasi warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. "Kita juga melakukan asesment terhadap warga terdampak," pungkas Timbul. (*)

Tombol Google News

Tags:

Akibat Banjir Dua Warga dilaporkan Hilang Bupati Situbondo Menaikan level Menjadi Tanggap Dalurat