Drama Banjir Jalan Suhat Terus Berlanjut, Pintu Air hingga Sampah Sedimen Jadi Pemicu

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Fisca Tanjung

17 Mar 2026 12:52

Thumbnail Drama Banjir Jalan Suhat Terus Berlanjut, Pintu Air hingga Sampah Sedimen Jadi Pemicu
Emil Dardak dan Wahyu Hidayat melakukan pengecekan drainase Suhat yang masih banjir meskipun baru rampung diperbaiki. (Foto: Diskominfo Kota Malang)

KETIK, MALANG – Drama banjir di Kota Malang khususnya Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) belum sepenuhnya tuntas. Meskipun telah dilakukan perbaikan drainase, namun saat hujan deras kawasan tersebut masih juga terendam banjir.

Kondisi tersebut membuat Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat turun lapangan untuk melihat sumber pemicunya pada Senin kemarin, 16 Maret 2026. 

Emil merinci beberapa titik persoalan yang menjadi perhatian. Beberapa di antaranya adalah penyumbatan oleh sampah, sedimen trap, hingga pengelolaan pintu air. Modifikasi terhadap saluran air juga telah dilakukan untuk menahan sampah besar yang terbawa air, sedangkan material kecil tetap dapat mengalir.

Modifikasi pada saluran telah dilakukan agar sampah besar tetap tertahan, sementara air dan material kecil bisa tetap mengalir. Namun, kondisi tersebut tetap membutuhkan pembersihan rutin agar tidak kembali menumpuk. 

Baca Juga:
Heboh Nikah Siri Sesama Jenis di Malang, Pakar UIN Maliki Beberkan Celah Hukum dan Cara Mitigasinya

"Sampah kecil bisa mengalir sehingga air itu tidak kemudian loncat malah ke jalan karena seperti dibuat tembok sampah yang tertahan semua. Nah ini butuh pembersihan, kita sekarang melakukan kerja kolektif bersama-sama Pemkot Malang dan Pemprov Jatim," lanjutnya.

Selain itu, pada sedimen trap atau afur-afur ternyata belum berfungsi optimal sebab masih banyak material aspal yang tertinggal di dalam saluran drainase. Mengingat drainase Suhat masih dalam tahap pemeliharaan, Emil telah meminta agar kekurangan yang ditemukan dapat segera ditangani.

"Jadi memang masa pemeliharaan itu masa ngecek kekurangan-kekurangan, ketidaksempurnaan kita tangani. Kita bisa lihat sekarang kalau dia sudah clean bersih itu agak lancar," katanya.

Pemerintah sempat mengalami dilema akibat pengelolaan pintu air yang ada di saluran drainase Suhat. Idealnya, saluran tersebut harus selalu dalam keadaan tertutup agar air tidak menyebabkan banjir hingga Ciliwung dan Kedawung.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Persoalannya, jika saluran air ditutup, lima rumah warga yang berdiri di bantaran lahan PUSDA Pemprov Jatim akan terdampak. Warga pun telah meminta agar pemerintah tidak menutup pintu air, karena khawatir rumah mereka justru terendam banjir.

"Itu harusnya menjadi tempat air pasang surut, namun warga tinggal di situ. Makin lama makin dilebarin, masuk ke tempat yang paling rawan banjir. Tapi kalau kita buka, yang banjir ribuan warga di berbagai wilayah tadi," katanya.

Setelah melakukan kajian, akhirnya ditemukan kesepakatan bahwa Pemprov Jatim akan memberikan kunci duplikat pintu air tersebut. Kendati demikian, pemerintah telah membulatkan tekad agar pintu air tetap dibiarkan tertutup.

"Sudah ada keputusan tegas bahwa memang kalau posisi ini utamakan tertutup supaya tidak banjir, saluran ini kita maksimalkan. Kalau harus berbagi beban baru ya dilihat lagi. Kami juga punya PR rasa kemanusiaan terhadap 5 rumah, kita akan cari solusi," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Tradisi Pasar Bandeng Gresik, Ikan 19 Kg Dilelang Rp50 Juta di Tengah Kirab Budaya WBTb

Baca Selanjutnya

Dakwah Inklusif Umar Faruq di Malang, Hadirkan Pesantren Terbuka bagi Semua

Tags:

Drainase Suhat Kota Malang Banjir Kota Malang Jalan Suhat Jalan Soekarno-Hatta

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar