KETIK, SAMPANG – Dokter spesialis ortopedi, dr. Pandunugrahadi, mengundurkan diri dari RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang. Keputusan ini mencuat setelah viralnya curhatan soal Jaminan Pelayanan (Jaspel) dan diduga terkait panggilan kasus MRI.
Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar, menjelaskan bahwa dr. Pandunugrahadi sebenarnya telah menyampaikan keinginan pindah kerja sejak Agustus lalu.
"Alasannya ingin mendekatkan diri dengan ibu," katanya, Jumat, 6 Februari 2026.
Meski demikian, Amin Jakfar menegaskan, pengunduran diri dokter itu disetujui dengan catatan harus ada pengganti.
Baca Juga:
Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung"Kami mengiyakan dengan catatan ada penggantinya dan mencarikan," ujarnya.
Menurut dia, pengganti dr. Pandunugrahadi sudah ditunjuk sejak Januari 2026.
"Sudah dikredensial, nama dokternya Arham Adnani," tuturnya.
Sementara, dr. Pandunugrahadi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya belum merespon hingga berita ini diterbitkan.
Baca Juga:
Kasus Dugaan Penggelapan Pajak Rp3,3 Miliar di RSMZ Belum Tetapkan Tersangka, GAIB-P Ajukan Audiensi ke Kejari SampangPengunduran diri dr. Pandunugrahadi menimbulkan pertanyaan publik mengenai kondisi internal rumah sakit, khususnya terkait pelayanan Jaspel dan kesiapan fasilitas seperti MRI. (*)