DPRD Surabaya Minta Data Akurat untuk BLT Permakanan

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

18 Jan 2024 09:50

Thumbnail DPRD Surabaya Minta Data Akurat untuk BLT Permakanan
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – DPRD Surabaya terus mendukung kelancaran penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Permakanan. Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti meminta Pemkot agar data penerima bantuan tersebut akurat.

Reni menjelaskan akurasi data itu sangat penting agar penerima BLT Permakanan yang bersumber dari RT/RW tepat sasaran. Sebab,  yang paling mengerti kondisi masyarakatnya itu adalah RT/RW.

"Boleh jadi ada warga yang tidak bisa mengelola Rp 200 ribu itu menjadi permakanan. Misalnya lansia yang hidup sendiri, bisa jadi lebih tepat (berupa bantuan) permakanan," kata Reni Astuti, Kamis (18/1/2024).

Politisi PKS ini menambahkan, penerima manfaat BLT ada yang lebih menghendaki permakanan, ada baiknya bantuan tersebut tetap ada. Melalui data dari program Permakanan dari Kemensos.

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

Selain itu bisa diambil dari dana bantuan lain melalui Dana Tak Terduga (DTT) dari APBD Surabaya.

"Termasuk jika ada yang lebih bermanfaat berupa bantuan permakanan, ya berupa permakanan saja," ungkap Reni

Karena itu data harus diperbarui. Pemerintah seharusnya tidak hanya menunggu dari laporan namun pemerintah berperan aktif.

"Jadi siapa yang harus aktif, ya pemerintah, tanpa warga meminta-minta. Oleh karena itulah, fakta kemiskinan ini harus terpotret secara nyata dan tersaji di dalam data kemiskinan secara baik,” ucap Caleg DPR RI ini.

Baca Juga:
Tok! Eri Cahyadi Umumkan ASN Pemkot Surabaya WFH Setiap Jumat

Reni mengungkapkan dirinya sudah berdiskusi dengan Wali Kota Surabaya dan Kadinsos mengenai tidak boleh ada yang kelaparan di Kota Pahlawan.

"Saya berdiskusi dengan Pak Wali dengan Kepala Dinas Sosial, sepakat bahwa tidak boleh ada orang yang kelaparan, atau tidak tersentuh bantuan oleh pemerintah. Kalau memang itu bisa diberikan permakanan, kita bisa nyantolkan permakanan dari kemensos data ada. Kalau itupun gak bisa, kita pakai BTT (Belanja Tak Terduga),” jelas alumnus ITS ini. 

Reni juga minta pemkot memastikan tenaga penyedia makanan yang tidak lagi menerima order karena bantuan diganti tunai, harus tersentuh program Padat Karya. Agar penghasilannya tidak hilang kemudian masuk menjadi masyarakat keluarga miskin (gamis).

“Apakah saat ini beliau-beliau ini mendapatkan pendapatan yang setara, atau tidak jatuh, yang dulunya mungkin petukir, sekarang menjadi (apa),” jelasnya.

Ini penting untuk mengentas kemiskinan dari segala sisi, tidak hanya bantuan pada gamis tapi juga mencegah orang menjadi gamis.

“Kalau menurut saya, semuanya harus dilihat yang penyedia makanan bukan hanya gamis saja, tapi gamis juga prioritas tapi yang biasanya mendapatkan penghasilan tapi gak dapat, saya khawatir, dulunya gak gamis, kemudian menjadi gamis,” pungkas Reni. (*)

Baca Sebelumnya

9 Narapidana Kasus Terorisme Lapas Surabaya Ucap Ikrar Setia NKRI

Baca Selanjutnya

Buya Syakur, Romo Lutfi dan Pesan Moderasi Beragama di Ruang Publik

Tags:

DPRD Surabaya BLT permakanan Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti Bantuan Sosial Pemkot Surabaya Politisi PKS Caleg DPR RI

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar