KETIK, LANGSA – Bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia disalurkan kepada warga terdampak banjir di Kota Langsa.
Sebanyak 1.307 kepala keluarga (KK) tercatat sebagai penerima bantuan tahap pertama dalam program pemulihan ekonomi pascabencana.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan kondisi masyarakat yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.
Pemerintah Kota Langsa memastikan proses distribusi dilakukan secara transparan, tertib, dan tepat sasaran.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma Putra SP, menjelaskan bahwa bantuan akan mulai disalurkan pada Selasa, 26 Mei 2026 melalui Kantor Pos Indonesia Kota Langsa.
“Penyaluran bantuan penguatan ekonomi tahap pertama akan diberikan kepada 1.307 kepala keluarga dengan total anggaran mencapai Rp10.456.000.000,” ujar Darma Putra, Senin, 25 Mei 2026.
Ia merinci, setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh bantuan stimulan ekonomi sebesar Rp5.000.000 serta bantuan pengganti perabot rumah tangga sebesar Rp3.000.000.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma Putra SP. (Foto: Dok. Pribadi)
Dengan demikian, total bantuan yang diterima masing-masing KK mencapai Rp8.000.000.
Penyaluran dilakukan melalui Kantor Pos Indonesia untuk memastikan proses distribusi berjalan aman, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Sosial RI berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Nomor 4 Tahun 2026 tentang perubahan atas ketentuan bantuan langsung tunai bagi korban bencana.
Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi keluarga terdampak banjir.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan prioritas masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kota Langsa juga menyampaikan bahwa penyaluran bantuan jatah hidup tahap kedua masih dalam proses administrasi dan pemadanan data sebelum diajukan pencairannya ke pemerintah pusat.
Pemko Langsa menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh program bantuan bagi korban banjir dapat tersalurkan secara berkelanjutan hingga pemulihan masyarakat benar-benar tuntas.(*)
