DPRD Situbondo Soroti Mandeknya Pembayaran Gula Petani, RDP Soroti Masalah Peredaran Rafinasi

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Muhammad Faizin

19 Agt 2025 21:56

Thumbnail DPRD Situbondo Soroti Mandeknya Pembayaran Gula Petani, RDP Soroti Masalah Peredaran Rafinasi
Suasana RPD, Komisi II DPRD Situbondo, dengan APTR, GM PG Panjie dan Bang Jatim di ruang paripurna lantai II DPRD Situbondo, Selasa 19 Agustus 2025 (Foto: Heru Hartanto/Ketik)

KETIK, SITUBONDO – Nasib ribuan petani tebu di Situbondo kini tengah terkatung-katung. Gula hasil panen mereka menumpuk di gudang, sementara pembayaran tak kunjung cair. Kondisi ini mendorong Komisi II DPRD Situbondo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR), perwakilan pabrik gula, serta Bank Jatim, Selasa, 19 Agustus 2025. 

Ketua Komisi II DPRD Situbondo, Jainur Ridho, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia menilai ada tanggung jawab moral sekaligus politik untuk memastikan hak petani segera dibayarkan.

“Kami ingin memastikan petani tidak terus dirugikan akibat lemahnya serapan gula lokal di pasaran,” ujar politikus Partai Gerindra ini. 

Lebih jauh, Jainur menyoroti dugaan beredarnya gula rafinasi di pasaran umum. Menurutnya, produk itu seharusnya hanya diperuntukkan bagi industri, bukan dikonsumsi rumah tangga. “Jika dibiarkan, gula petani tebu rakyat kita semakin menjerit. Komisi II akan menyiapkan rekomendasi untuk pemerintah daerah maupun pusat,” tegasnya.

Baca Juga:
DPRD Kota Batam Terima Kunker DPRD Kabupaten Serang, Bahas Ranperda LKPj

General Manager PG Panjie, Norman Arifin, mengakui peredaran gula rafinasi memang menjadi salah satu faktor rendahnya serapan gula rakyat. Walaupun legal secara regulasi, kehadirannya membuat gula lokal sulit bersaing, baik dari segi harga maupun distribusi.

“Kalau dulu kopi dan gula jadi satu, sekarang sudah terpisah, dan gulanya pakai rafinasi. Ini yang membuat pasar gula lokal makin terdesak,” jelas Norman.

Sementara itu, Sekretaris APTR PG Panjie, Gravika Tarunasari, menilai solusi kredit dari perbankan dengan bunga hingga 13 persen justru memperburuk keadaan. Ia mendorong pemerintah daerah bersama DPRD mencarikan investor yang bersedia membeli gula petani.

“Kalau gula yang menumpuk bisa terjual, petani mendapat bayaran, dan perputaran ekonomi di desa tetap berjalan,” ungkapnya.

Baca Juga:
Gus Tamim Dorong Revolusi Pertanian dari Desa, Greenhouse Jadi Simbol Kemandirian Petani Blitar

Gravika juga mendesak pemerintah bertindak tegas atas dugaan peredaran gula rafinasi di pasaran umum. Menurutnya, hal itu bukan hanya menyalahi aturan, tetapi juga menambah beban petani tebu rakyat.

“Jika tidak segera ditangani, masa depan petani tebu di Situbondo bisa semakin terancam,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

BMKG Pantau Pertumbuhan Awan Hujan di Jawa Timur

Baca Selanjutnya

Terkunci di Kamar, Warga di Jember Justru Panggil Damkar Untuk Bantu Buka Pintu

Tags:

Komisi II DPRD Situbondo Gelar RPD bahas Gula petani Tebu Rakyat Situbondo yang belum Terbayar

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

15 April 2026 12:12

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar