DPRD Sidoarjo Hearing, Ungkap Kekerasan terhadap Anak Terus Meningkat

Editor: Fathur Roziq

18 Jan 2026 20:10

Thumbnail DPRD Sidoarjo Hearing, Ungkap Kekerasan terhadap Anak Terus Meningkat
Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Bangun Winarso. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

KETIK, SIDOARJO – Kejadian kekerasan terhadap anak bak gunung es. Yang terungkap ke permukaan barulah sebagian kecil. Setelah kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, muncul informasi awal tentang adanya tragedi serupa.

Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak dan Keluarga Berencana (P3A KB) Sidoarjo Heni Kristiani menyebut ada kenaikan jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam dua tahun terakhir.

Pada 2024 terjadi 213 kasus. Naik menjadi 239 kasus selama 2025. Masing-masing 86 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 153 kejadian kekerasan terhadap anak.

"Artinya 86 persen kasus menimpa anak," jelas Heni Kristiani saat hearing dengan Komisi D DPRD Sidoarjo pada Rabu (14 Januari 2026).

Baca Juga:
Muscab VI PKB Sidoarjo Perkuat Soliditas dan Arah Perjuangan Partai ke Depan

Kanit PPA Polresta Sidoarjo Iptu Utun Utami menambahkan, sepanjang 2025, Polresta Sidoarjo menangani 253 perkara kekerasan dalam rumah tangga dan tindakan kekerasan seksual (PTKS) merata. Baik kasus persetubuhan maupun kekerasan fisik di sekolah.

Ada yang begitu miris di sebuah SMP. Seorang siswa sedang hamil dan melahirkan. Dia dihamili oleh pacarnya saat kelas VI SD. Si laki-laki tak lain adalah tetangganya. Dia bekerja sebagai pemulug.  Pelaku sempat ditahan.  Ada pula kasus lain tentang praktik dukun cabul yang memakan korban dan tengah diselidiki.

"Pelakunya pendatang, bukan orang asli Sidoarjo," ungkap Utun Utami kepada anggota Komisi D DPRD Sidoarjo.

Kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak banyak terjadi di Kabupaten Sidoarjo. Perlu waktu untuk menanganinya dengan jumlah personel yang ada di Polresta Sidoarjo. Ancaman hukuman lebih berat bagi pelaku diatur dalam KUHP Baru. Tidak lagi ancaman terendah 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Baca Juga:
Soal Kebijakan WFH, Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono: Banyak Solusi Alternatif Efisiensi BBM

Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Bangun Winarso menyatakan prihatin. Kabupaten Sidoarjo sudah punya Peraturan Daerah (Perda) No. 18 Tahun 2006 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA).

Dari satu sisi, terungkapnya kasus-kasus kekerasan terhadap anak ini menunjukkan ada keberanian melapor. Di sisi lain, fenomena ini juga membuktikan keperihatinan. Bahwa pengetahuan anak-anak tentang perlindungan dirinya dari ancaman kekerasan masih kurang. Karena itu, peran keluarga dan lingkungan perlu semakin dikuatkan. Lebih-lebih saat anak berada di luar sekolah.

Bangun Winarso juga mengungkapkan dirinya pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu SMP negeri di Kota Sidoarjo. Padahal, sekolah mestinya merupakan tempat paling aman bagi anak-anak. Tapi, di sana justru terjadi pencabulan guru olahraga terhadap muridnya. Kasus ini berujung ke pengadilan. Si guru divonis bersalah.

”Kita perlu penguatan formal dalam kurikulum untuk edukasi pendidikan seksual secara dini. Perlu ditingkatkanl agi,” kata legislator DPRD Sidoarjo dari PAN tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Viral Cwie Mie Cemorokandang, Kuliner Malang Tembus Jakarta hingga Diburu Turis Asing

Baca Selanjutnya

Kepala OPD dan Istri Pukau Penonton dalam Peragaan Busana di Hari Jadi Ke-348 Brebes

Tags:

Kekerasan terhadap Anak Sidoarjo DPRD Sidoarjo Pencabulan Anak Sidoarjo Polresta Sidoarjo

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

11 April 2026 05:48

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

10 April 2026 07:05

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

10 April 2026 06:12

Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

Ledakan di Waru Murni Kecelakaan Kerja, Bupati Subandi Pastikan Tanggung Jawab Perusahaan

10 April 2026 05:40

Ledakan di Waru Murni Kecelakaan Kerja, Bupati Subandi Pastikan Tanggung Jawab Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar