Dosen Unisma, Ari Ambarwati Ikut Menyulam Imajinasi Lewat Cerita Anak

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

4 Des 2024 18:00

Thumbnail Dosen Unisma, Ari Ambarwati Ikut Menyulam Imajinasi Lewat Cerita Anak
Dosen Unisma, Ari Ambarwati bersama salah satu karyanya. (Foto: Ari Ambarwati)

KETIK, MALANG – Kecintaan akan dunia sastra mengantarkan Ari Ambarwati, Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang (Unisma) kepada dunia menulis. Ari turut berkontribusi menyulam imajiinasi lewat cerita anak yang ia ciptakan.

Sejak kecil Ari tumbuh dengan cerita-cerita anak dan remaja yang ia baca di berbagai media mulai dari majalah, hingga koran dengan halaman khusus cerita anak. Begitu pula dengan film Little House of Prairie, Si Unyil, cerita Lupus, yang menjadi modal utama untuk mencintai dan menjadi orang kreatif hingga kini.

"Itu yang membuat saya kaya akan kosakata. Saya akhirnya jatuh cinta pada bahasa dan sastra karena saya banyak terhubung dengan cerita anak dan remaja," ujarnya, Rabu 4 Desember 2024.

Perempuan yang aktif melakukan penelitian tentang bacaan anak dan remaja itu juga telah menerbitkan beberapa karya. Salah satunya Koci-Koci, buku cerita anak dwibahasa yang menggabungkan Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia, terbit pada 2023.

Ia juga telah menerbitkan buku Bocah Rempah yang diakuisisi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan judul Rempah Berkisah. Buku tersebut menceritakan sejarah dan keutamaan rempah.

"Naskah saya yang akan terbit adalah Mantra Aksaya Patra bercerita tentang perubahan iklim. Bagaimana kerusakan lingkungan mempengaruhi ekosistem," tuturnya.

Tak hanya itu, baru-baru ini Ari terlibat menulis artikel pada buku Seratus Tahun A.A Navis: Kajian Kritis, Pemikiran, dan Visi Budaya di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Menurutnya, anak harus dikenalkan dengan dongeng maupun cerita-cerita menarik sedini mungkin. Hal tersebut akan berpengaruh pada kemampuan mengenal kosakata, menyimak, dan berbicara.

"Menurut saya investasi paling murah untuk anak-anak, ya buku bacaan yang bermutu, berkualitas. Juga yang memaksa mereka untuk berimajinasi, melampaui batas-batas imajinasi yang bisa mereka bayangkan," katanya.

Terlebih pemerintah kini telah cukup memberikan perhatian bagi kebutuhan literasi anak-anak. Bacaan anak-anak dapat dengan mudah diakses melalui berbagai laman, mulai dari Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (Sibi), Sandiwara Sastra, dan sebagainya.

"Saat sudah toddler usia 1-3 tahun ketika dekat dengan orang tua, dibiasakan untuk baca cerita. Misalnya tempo, nada, suara yang beda, bagi anak-anak kan sangat menyenangkan. Mereka baru mengenali bahasa, jadi jauh lebih ekspresif," tutupnya.

Cari tahu dan pantau perkembangan berita terbaru dari Unisma melalui situs resminya di https://unisma.ac.id/ (*)

Baca Juga:
Serukan Perdamaian Dunia, Direktur Pascasarjana Unisma: Perang Global Hantam Pangan hingga Ekonomi
Baca Juga:
Peringati Lustrum Ke-9, Rektor Unisma Ungkap Capaian Menuju Kampus Kelas Dunia
Baca Sebelumnya

Ambulans Tertabrak KA Matarmaja di Kediri, Sopir Meninggal

Baca Selanjutnya

PCO: Sikap Miftah Tidak Selaras Komitmen Presiden Prabowo Menghormati Pedagang

Tags:

Ari Ambarwati Dosen Unisma UNISMA dongeng Cerita Anak

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar