Wacana Penutupan Prodi Ramai Dibahas, Rektor UNISMA Junaidi Ingatkan Tak Gegabah

6 Mei 2026 15:34 6 Mei 2026 15:34

Illa Khoirur R., Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Wacana Penutupan Prodi Ramai Dibahas, Rektor UNISMA Junaidi Ingatkan Tak Gegabah

Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Wacana penutupan program studi (prodi) yang dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan industri menuai respons dari kalangan perguruan tinggi. Rektor Universitas Islam Malang (UNISMA), Junaidi, menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak bisa diambil secara gegabah.

Menurutnya, pendekatan penutupan bukanlah solusi utama dalam menjawab tantangan relevansi pendidikan tinggi. Ia menilai, pembinaan dan pengembangan program studi jauh lebih tepat dibandingkan langkah instan berupa penutupan.

“Penutupan prodi tidak boleh dilakukan secara gegabah. Pembinaan dan pengembangan jauh lebih bijak dibandingkan penutupan sepihak,” tegasnya.

Junaidi menekankan, relevansi suatu program studi tidak semata-mata ditentukan oleh kebutuhan industri jangka pendek. Perguruan tinggi memiliki mandat yang lebih luas, yakni membentuk manusia dan peradaban melalui pendidikan.

Ia juga menyoroti keberadaan program studi keguruan yang kerap dipandang kurang relevan dalam perspektif industri. Padahal, menurutnya, sektor pendidikan akan selalu dibutuhkan dalam kondisi apa pun.

“Selama masih ada manusia, pendidikan akan selalu dibutuhkan,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada penciptaan tenaga kerja, tetapi juga pada pembentukan karakter, nilai, dan arah masa depan bangsa. Karena itu, kebijakan terkait program studi harus disusun secara hati-hati dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang.

UNISMA, lanjutnya, memilih untuk memperkuat kualitas dan daya saing program studi melalui pembinaan, inovasi, dan adaptasi, alih-alih menempuh langkah cepat berupa penutupan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Universitas Islam Malang Rektor Unisma Prof. Drs. H. Junaidi Penutupan Prodi UNISMA