KETIK, BREBES – Forum Komunikasi Guru Besar dan Dosen Putra-Putri Brebes bersama Yayasan Rumah Cinta Brebes kembali menggelar gerakan Berkurban ke kampung halaman. Forum ini menyalurkan 9 ekor sapi dan 15 ekor kambing ke 10 kecamatan di Kabupaten Brebes.

Ketua Yayasan Rumah Cinta Brebes M. Munawir Lasiyono menyebut kurban disebar di 16 desa. Di antaranya Desa Jatisawit, Padakaton, Negarayu, Prapag Kidul, Terlangu, Klampok, Cimohong, Kaligiri, Jagalempeni, Pesantunan, Kauman, Kluwut, Kaligangsa Wetan, Pasarbatang, Kedungneng, dan Klampis.

"Lokasi mencakup Kecamatan Bumiayu, Ketanggungan, Tonjong, Losari, Brebes, Wanasari, Bulakamba, Sirampog, dan Jatibarang," ujar Munawir, Sabtu 30 Mei 2026.

Hewan kurban berasal dari para guru besar dan dosen asal Brebes yang kini mengajar di perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia.

Beberapa di antaranya Prof Suwarno Hadisusanto S.U dari UGM, Prof Abdul Rohman dari Undip, Prof Imam Yahya dari UIN Walisongo, Prof Mahreni dari UPN Veteran Yogyakarta, dan Tahroni yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes.

Munawir menjelaskan, gerakan ini sudah berjalan rutin sejak forum berdiri 11 September 2018. Tahun lalu, forum menyalurkan 11 sapi dan 22 kambing ke 9 kecamatan dan 19 desa.

Sekda Brebes Tahroni mendukung kegiatan tersebut. Ia menyebut kurban sebagai wujud ketaatan sekaligus sarana berbagi yang memperkuat solidaritas sosial.

“Ibadah kurban menghapus dosa, menjadi wujud syukur, dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Tahroni.

Pembina forum Prof Darsono Wisadirana MS, Guru Besar Sosiologi Universitas Brawijaya, menilai kepedulian kaum intelektual asal Brebes sangat positif.

“Sangat positif kaum intelektual asal Brebes memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat. Mudah-mudahan terus berlanjut dan partisipasi semakin besar,” katanya.(*)

Baca Juga:
Refleksi Akhir Tahun Pemda Halsel, Bassam dan Helmi Dorong Etos Kinerja dan Solidaritas Sosial
Baca Juga:
Hadiri HKSN 2025 di Pacitan, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Solidaritas Sosial